Gegara Bela Taiwan, China Ancam Ratakan Jepang dengan Senjata Nuklir, Dibagi dengan Rusia

356

Sikap Jepang yang pasang badan jika China menginvasi Taiwan memicu kemarahan kaun nasionalis China.

Wakil Perdana Menteri Taro Aso mengatakan, Jepang siap pasang badan demi melindungi Taiwan dari invasi Tiongkok.

“Jika Taiwan jatuh, Okinawa akan menjadi yang berikutnya. Kita harus memikirkan ini dengan serius, dan dengan teguh mempersiapkan kemampuan pertahanan kita,” kata Aso, Selasa (6/7/2021), sehari setelah dia berpidato tentang posisi Jepang dan Amerika Serikat (AS) yang akan terus membela Taiwan.

Terbaru dalam Buku Putih Pertahanan Jepang 2021, yang pada dipublikasikan Selasa 13 Juli 2021, Kementerian Pertahanan Jepang (MOD) resmi menghapus Taiwan dari peta China untuk pertama kalinya.

Artinya Jepang tidak lagi menganggap Taiwan sebagai wilayah China.

Sehingga bila China melakukan invasi ke Taiwan, maka Jepang akan bertindak.

Kaun nasionalis China yang umumnya merupakan pejabat dan petinggi Partai Komunis China (PKC) bereaksi keras.

Di China, petinggi PKC akan merangkap menjadi kepala daerah seperti gubernur dan wali kota.

Minggu 11 Juli 2021, Komite Kotapraja Baoji mem-posting ulang sebuah video ke platform mirip YouTube, Xigua.

Dalam video berdurasi 5 menit, yang diunggah di channel militer “Liujun Taolue”, narator menyerukan serangan nuklir terhadap Jepang jika berusaha mempertahankan Taiwan dari serangan China dan mengusulkan “Teori Pengecualian Jepang (Japan Exception Theory).”

Video dimulai dengan paparan jika Jepang “berani campur tangan dengan kekuatan” ketika China “membebaskan” Taiwan, negaranya akan merespons dengan perang habis-habisan melawan Jepang.

Sumber Berita / Artikel Asli : Tribunnews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here