Gaya Hidup Ferdy Sambo yang Dikawal Banyak Ajudan Bikin Salfok, Pengamat: Berlebihan, Terlihat Kasat Mata

96
kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung komentari gaya mewah keluarga Irjen Pol Ferdy Sambo.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Rocky dalam videonya di Youtube yang tayang pada Kamis (11/8/2022).

Perbincangan Rocky Gerung soal gaya hidup Ferdy Sambo bermula saat jurnalis senior, Hersubeno Arief menyatakan bahwa dia salah fokus dengan keluarga Ferdy Sambo.

Arief menyatakan bahwa dia heran istri Ferdy Sambo yang terekam pulang diiringi dengan mobil Patwal dan mobil pengawalan.

Apalagi Ferdy sambo dilaporkan memiliki 8 ajudan yang semuanya berasal dari kepolisian.

Irjen Ferdy Sambo dan ajudan (FB/Roslin Emika)
Irjen Ferdy Sambo dan ajudan (FB/Roslin Emika)

“Ya itu juga yang memang enggak jelas fasilitas itu buat apa,” ujar Rocky Gerung.

Menurutnya, akan lebih umum jika kepala Densus 88 yang perjalanannya dikawal lengkap karena memiliki kegentingan khusus.

“Kegentingan khusus itu melekat pada seseorang yang jabatannya setiap saat rawan, kayak Densus misalnya, kepala BNPT, semua pejabat ini memang harus dikawal ketat,” kata Rocky Gerung.

“Tapi kalau Pak Ferdy Sambo itu, orang hanya ingin lihat beliau tampil bila ada kasus lalu kasih keterangan etis, enggak ada orang yang merasa bahwa Pak Sambo punya kegentingan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rocky menyebutkan bahwa sebagai Propam, Ferdy Sambo harusnya lebih dekat dengan masyarakat.

“Tapi saya perhatikan memang, ada perwira yang hidupnya berlebih terlihat dengan kasat mata itu,” lanjut Rocky Gerung.

Pengamat politik, Rocky Gerung. [Dok.Hops]
Pengamat politik, Rocky Gerung. [Dok.Hops]

Kekayaan Irjen Ferdy Sambo Tak Terdaftar LHKPN

Wartawan Suara.com mencoba menelusuri LHKPN atau harta kekayaan milik Ferdy Sambo melalui situs milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dalam mesin pencarian itu tidak munculkan nama Ferdy Sambo.

Melalui Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding menyampaikan sebetulnya lembaganya sudah menerima laporan harta kekayaan Ferdy Sambo pada tahun 2021.

Namun, KPK belum dapat mempublikasikan ke situs e-LHKPN KPK lantaran masih ada yang perlu dilengkapi.

“Ada kelengkapan dokumen yang masih harus dilengkapi, sehingga, sampai hari ini belum dapat dipublikasikan di situs e-LHKPN,” kata Ipi saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).

Ipi mengatakan KPK juga sudah menyampaikan kekurangan apa yang perlu dilengkapi agar laporan e-LHKPN dapat ditampilkan di situs milik KPK.

“Kami telah menyampaikan hasil verifikasi dan kelengkapan yang harus disampaikan,” ucap Ipi.

“Setelah diperbaiki dan dinyatakan lengkap secara administratif, akan dipublikasikan melalui situs e-LHKPN dan terbuka untuk umum,” tambahnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : suara

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 36 = 42