Gandeng dr. Lois, Farhat Abbas Sesumbar Akan Buka Rekam Medis Pasien Covid-19 dan Janjikan Uang Duka Rp 10 M

641
Farhat Abbas dan Dr Lois.

Sempat luput dari pemberitaan, dokter Lois Owien atau dr. Lois mendadak muncul kembali.

Kali ini ia digandeng advokat kenamaan Farhat Abbas dan didapuk menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Pandai yang belum lama didirikannya. Pandai adalah kependekan dari  Partai Negeri Daulat Indonesia.

Informasi tersebut didapat dari salah satu unggahan Farhat Abbas di akun Instagram pribadinya @farhatabbasofficial.

Semula Farhat Abbas mengajak pengikutnya untuk turut bergabung dalam partai Pandai. Dalam unggahan itu, ia mengaku sebagai Ketua Umum (Ketum) dengan dr. Lois sebagai Sekjen.

“Ayo gabung bersama kami partai pandai (Partai Negeri Daulat Indonesia) Farhat Abbas (ketum) dr Lois (sekjen),” kata Farhat Abbas.

Tak tanggung-tanggung dan tak kalah menarik perhatian, Farhat Abbas sesumbar bahwa jika partainya menang dalam Pemilu 2024 mendatang, dirinya akan membuka kembali rekam medis para pasien Covid-19 yang telah meninggal.

 

Ia mengatakan seandainya terbukti meninggal karena interaksi obat atau salah penanganan, maka setiap keluarga akan mendapatkan uang duka hingga Rp10 miliar.

“Nanti kalau Partai Pandai jadi pemenang pemilu 2024, kita buka lagi rekam medis kematian korban Covid. Kalau terbukti akibat keracunan obat dan salah mengambil tindakan, maka rumah sakit dan pemerintah wajib mengganti uang duka keluarga korban Rp 10 miliar per jiwa yang meninggal,” ungkapnya.

Sontak unggahan Farhat mendapat berbagai reaksi dari warganet. Sebagian mendukung kemunculan dr. Lois, namun tak sedikit yang justru bersikap sebaliknya.

 

“Duh sebelumnya jujur aja ku gak simpati sama ni partai. Tetapi ketika dr. Lois gabung ke partai ni. Cara pandangku pun jadi berubah. Pinter si farhat merekrut orang pandai. Jadi partai pandai bisa jadi pandai beneran nih,” komentar warganet.

“Idola saya itu dr. Lois. banyak orang bilang dr Lois gila tapi bagi saya dia hebat perfect,” sambung warganet lainnya.

“Tambah hancur Indonesia,” tulis warganet lain.

Sebelumnya, dr. Lois sempat membuat heboh Tanah Air menyusul potongan video pernyataannya soal Covid-19 viral di media sosial.

 

Imbas pernyataannya, dr. Lois sempat ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan menyebarkan berita bohong alias hoaks.

Lois dalam beberapa pernyataannya termasuk melalui akun media sosialnya seolah tidak percaya dengan Covid-19. Tak hanya itu, ia juga pernah menyatakan kematian yang belakangan banyak terjadi tidak semata-mata karena Covid-19 melainkan karena interaksi antarobat.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here