FX Rudy Sebut Gibran-Kaesang Mulai Resah Gegara Dilaporkan, Minta KPK Segera Verifikasi

1392
FX Hadi Rudyatmo

FX Hadi Rudyatmo Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Solo mengatakan bahwa Gibran dan Kaesang mulai resah akibat laporan Ubedilah Badrun ke KPK.

FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy menyayangkan tindakan Ubedilah Badrun yang melaporkan Gibran dan Kaesang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

FX Rudy menyampaikan hal itu dalam wawancara yang ditayangkan oleh Kompas TV di kanal YouTube dengan judul Dosen UNJ Pelapor Gibran & Kaesang: Tak Ada Hubungannya dengan Politik! yang tayang pada Rabu, 12 Januari 2022.

FX Rudy sangat meyayangkan tindakan Ubedilah Badrun yang melaporkan dua putera Presiden Jokowi ke KPK.

“Semua warga negara berhak untuk menyampaikan pendapat, melaporkan dan sebagainya,” kata FX Rudy.

“Tapi kenapa setiap tahun politik kayak sekarang ini ada euforia untuk melaporkan ke KPK. Tidak saja dua anak presiden, Gubernur Jawa Tengah, Pak Erick Thohir dan sebagainya,” kata FX Rudy mantan walikota Solo.

“Sehingga kami sangat berharap hal-hal seperti ini kalau memang laporan ini dilakukan telaah dan verifikasi oleh KPK, mestinya KPK segera menyampaikan ke publik,” kata FX Rudy.

Ditanya apakah dirinya mendukung KPK untuk menuntaskan laporan ini, Rudy mengatakan dirinya mendukung.

“Ya mendukung. Harus segera disampaikan [hasil verifikasi],” kata FX Rudy.

FX Rudy mengatakan dirinya mendukung KPK untuk segera menyampaikan hasil verifikasi tentang laporan itu ke publik.

“Dua anak presiden ini adalah generasi milenial, menurut saya harapan bangsa,” kata FX Rudy.

“Kalau pembunuhan karakter dilakukan dari sekarang, maka [Gibran dan Kaesang] tidak bisa lagi berkiprah di masa depan,” kata FX Rudy.

“KPK harus lakukan telaah dan jelaskan ke publik,” kata FX Rudy.

“Anak ini [Gibran/Kaesang] sudah mulai resah paling tidak. ‘Aku baru begini saja sudah dipotong. Kapan mau bergerak.’ KPK harus cepat,” kata FX Rudy.

“Yang penting ada pembuktian. Kalau hanya duga menduga bangsa kita tidak akan maju. Diduga anak pejabat tidak boleh berbisnis. Punya uang banyak disoroti,” kata FX Rudy.

FX Rudy menekankan bahwa karena hal ini sudah dilaporkan ke KPK, maka KPK harus segera melakukan verifikasi dan telaah.

“Kalau dugaan itu tidak benar, diserahkan saja ke kedua anak presiden, ini mau bagaimana,” kata FX Rudy.

“Karena kalau duga menduga ini merupakan salah satu [upaya] pembunuhan karakter,” kata FX Rudy.

Menanggapi hal itu, Ubedilah Badrun mengatakan bahwa apa yang dia lakukan bukan upaya pembunuhan karakter.

“Yang digunakan dugaan, bukan tuduhan. Jadi biarkan KPK yang membuktikan apakah dugaan itu terbukti adatau tidak,” kata Ubed.

“Ini bukan tahun politik. Tahun politik 2024. Peristiwa ini terjadi November 2021, baru-baru ini,” kata Ubed.

Sumber Berita / Artikel Asli : Lombokinsider

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here