FUI Banten ke DPR, Bahas Kasus Habib Rizieq hingga ‘Terorisasi’ Munarman

390

Pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, beserta Forum Umat Islam Banten (FUIB) bertemu dengan Komisi III DPR RI. Mereka membahas terkait nasib kasus penembakan laskar FPI, Munarman, hingga Habib Rizieq.

Pertemuan itu dilaksanakan secara tertutup di ruang rapat Komisi III DPR RI, kompleks MPR/DPR, Jakarta, Kamis (28/10/2021). Kuasa hukum Habib Rizieq beserta sejumlah perwakilan FUIB ditemui langsung oleh anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman.

Aziz menyampaikan maksud kedatangannya ke Komisi III DPR untuk menyampaikan aspirasi mewakili para ulama dan habaib Banten terkait sejumlah persoalan. Dia menyebut aspirasi tersebut disampaikan secara lisan dan tulisan.

“Ada ulama dan habaib dari Banten jauh-jauh datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat mewakili ulama dan habaib di Banten juga masyarakat pencinta keadilan di Banten untuk menyampaikan aspirasi tadi ke Komisi III, ke wakil rakyat kita. Di sini diterima dengan baik oleh Pak Habiburokhman beserta Komisi III DPR. Aspirasi sudah kami sampaikan tadi secara lisan dan juga secara berkas sudah kita sampaikan. Sangat diterima dengan baik,” kata Aziz kepada wartawan, Kamis (28/10/2021).

Sementara itu, perwakilan FUIB, Ahmad Mustofa Warkah, menjelaskan maksud kedatangan pihaknya bertemu Komisi III DPR. Dia menyampaikan sejumlah hal, mulai persoalan Habib Rizieq hingga kasus yang menimpa Munarman.

“Kami menyatakan pernyataan sikap, yang pertama terkait dugaan pelanggaran HAM berat kepada enam anggota laskar pengawal rombongan Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab. Yang kedua masalah fitnah, kriminalisasi, dan juga terorisasi yang menimpa saudara kami, yakni Bapak H Munarman,” ucapnya.

“Serta terkait daripada kasus Rumah Sakit Ummi, di mana dalam penanganannya ataupun pasal-pasal yang dituduhkan itu semua sangat bertolak belakang dengan keadilan ataupun ketentuan yang berlaku di undang-undang Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjutnya.

Ahmad meminta Komisi III bisa menggunakan wewenangnya untuk membantu menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. “Yang tadi sudah disebutkan tiga hal tadi, yaitu kita minta agar Komisi III DPR RI bisa menggunakan daripada wewenangnya dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di warga negara RI, khususnya tadi disebutkan,” imbuhnya.

Komisi III DPR Bakal Teruskan Aspirasi

Kemudian anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku pihaknya sudah menerima sejumlah yang disampaikan oleh kuasa hukum Habib Rizieq dan FUIB. Dia menyebut akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada institusi terkait.

“Saya sudah izin pimpinan untuk menampung aspirasi ini. Selanjutnya kami akan perjuangkan semaksimal mungkin semampu kami agar semua mendapatkan keadilan. Iya, nanti kan kita akan masuk ke masa sidang besok minggu depan. Nanti setiap mitra yang terkait kami akan berkoordinasi dengan Pak Aziz, apa saja yang ingin dititipkan apa saja yang ingin ditanyakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman menjelaskan keluhan yang disampaikan oleh perwakilan FUIB dan kuasa hukum Habib Rizieq. Dia menyebut salah satunya berkaitan dengan penangkapan Munarman.

“Iya, secara garis besar tentu ada hal-hal yang dirasakan tidak adil, misal Pak Munarman yang proses penangkapannya dipertanyakan, lalu dipertanyakan juga kapan persidangannya. Nah, kita tentu nanti dengan pihak terkait akan mempertanyakan bagaimana sih proses penangkapannya, lalu sejauh mana. Kan ini sudah cukup lama, Pak Munarman ini sudah 7 bulan, update-nya seperti apa, harusnya kan kalau diproses peradilan lebih cepat lebih baik, lebih cepat mendapatkan keadilan orang tersebut,” jelasnya.

Kemudian Habiburokhman menyebut pihaknya juga akan mengkritisi terkait pengadilan yang berjalan di kasus penembakan enam anggota laskar FPI. Dia bakal mempertanyakan aspirasi pihak FUIB dan kuasa hukum Habib Rizieq soal sejumlah saksi yang tidak dihadirkan oleh kejaksaan.

“Kemudian juga kritisi terhadap pengadilan yang berjalan di kasus 6 laskar penembakan. Kita juga ada hal-hal misalnya pihak-pihak yang menurut teman-teman ini layak dijadikan saksi. Kami juga akan tanyakan kepada jaksa mengapa ini tidak dijadikan saksi,” tuturnya.

Hal terakhir, kata Habiburokhman, yakni berkaitan dengan kasus RS Ummi Habib Rizieq Shihab. Dia bakal meneruskan aspirasi berkaitan dengan hak-hak Habib Rizieq.

“Kemudian soal hak-hak Habib Rizieq, beliau masih jalani satu proses terakhir RS Ummi, tentu kami tidak akan intervensi masalah hukumnya, persidangannya, tapi hak-hak beliau apa misal mendapat remisi, asimilasi dsb, kemudian jaminan keselamatan beliau, itu kami akan pertanyakan tentang beliau kepada mitra-mitra kami terkait ya,” sebutnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here