Foto Tangan Kanan Habib Rizieq Shihab Beredar, Diduga Ikut Bantu Jenderal Napoleon Bonaparte Hajar Muhammad Kece di Bui

726

Foto tangan kanan Habib Rizieq Shihab, Maman Suryadi, beredar di media sosial. Maman Suryadi disebut ikut bantu Jenderal Napoleon Bonaparte hajar Muhammad Kece di dalam bui.

YouTuber tersangka penistaan agama Muhammad Kece diduga dianiaya oleh terdakwa kasus korupsi Irjen Napoleon Bonaparte di rutan Bareskrim Polri. Polisi mengatakan Jenderal Napoleon Bonaparte tidak beraksi sendirian, melainkan dibantu 3 tahanan lain.

“Secara umum diawali masuknya NB bersama 3 napi lainnya ke dalam kamar korban MK pada sekitar pukul 00.30 WIB,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Andi menjelaskan, Irjen Napoleon meminta bantuan ke tahanan lainnya untuk mengambil sebuah plastik putih dari kamarnya. Usut punya usut, isi dari plastik putih itu adalah kotoran manusia.

“Satu orang saksi napi lainnya kemudian disuruh mengambil plastik putih ke kamar NB yang kemudian diketahui berisi tinja (kotoran manusia),” tuturnya.

 

Penganiayaan pun berlangsung di kamar isolasi Muhammad Kece. Dia dilumuri kotoran manusia di bagian wajah dan badan oleh Irjen Napoleon Bonaparte.

Setelah itu, Irjen Napoleon Bonaparte memukul Kece. Sekitar pukul 01.30 WIB, barulah Napoleon beserta tiga tahanan lainnya pergi meninggalkan sel Kece.

“Dari bukti CCTV tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan 3 napi lainnya meninggalkan kamar sel korban,” ucap Andi.

Bareskrim Mabes Polri menyebutkan salah satu dari tiga narapidana yang membantu Irjen Napoleon Bonaparte (NB) menganiaya tersangka penistaan agama Muhammad Kece di tahanan merupakan mantan anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Salah satunya adalah napi dalam kasus yang melibatkan organisasi eks FPI,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

 

Andi mengatakan, eks anggota FPI tersebut adalah Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi.

Adapun dua tahanan lainnya, kata Andi, merupakan tahanan dalam kasus pidana umum. Dua napi tersebut tidak berkaitan dengan FPI. Selain itu, Andi mengungkapkan peran ketiga napi ini dalam penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon terhadap Muhammad Kace.

Menurut Andi, ketiga napi itu hanya digunakan Irjen Napoleon Bonaparte untuk memperkuat posisinya saat menganiaya korban dan memperlemah kondisi psikologis Kece.

Hal ini terlihat dari Muhammad Kece yang tidak berkutik saat dilumuri tinja dan dipukuli oleh Irjen Napoleon Bonaparte.

“Saat NB melakukan pemukulan dan melakukan perbuatan melumuri kotoran atau dengan tinja, itu si korban tidak melakukan perlawanan apa-apa,” jelas Andi.

Baca Juga: Profil Suparman Nyompa, Hakim yang Ringankan Hukuman Habib Rizieq, Ternyata Pemilik Pesantren

Lebih lanjut, Andi mengatakan saat ini kasus tersebut sudah berada dalam tahap penyidikan. Meski demikian, penyidik belum menetapkan tersangka dalam dugaan penganiayaan oleh jenderal polisi bintang dua ini.

Andi menyampaikan pihaknya sejauh ini telah memeriksa setidaknya 13 orang saksi. Penyidik akan melakukan gelar perkara untuk melihat keberadaan dua alat bukti.

“Setelah semua lengkap akan gelar perkara untuk lihat apakah dua alat bukti sudah ada untuk menetapkan terlapor sebagai tersangka,” tutur Andi.

Diektahui, tujuh pentolan eks FPI juga mendekam di rumah tahanan Bareskrim Polri karena menjadi tersangka atas kasus kerumunan di Petamburan. Mereka antara lain, Eks Ketua Umum FPI Rizieq Shihab, kemudian Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus, Maman Suryadi. Selain itu, menantu Rizieq, Hanif Alatas juga dipenjara karena kasus swab RS Ummi Bogor.

Lantas siapa Maman Suryadi ini? Maman Suryadi termasuk tangan kanan Habib Rizieq Shihab. Dulu, Maman Suryadi menjabat sebagai Panglima Laskar FPI. Foto tangan kanan Habib Rizieq Shihab ini beredar di media sosial. Kini Maman Suryadi disebut ikut membantu Jenderal Napoleon Bonaparte menghajar Muhammad Kece di dalam bui.

 

Ia mendekam di Rutan Bareskrim karena tersandung kasus pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat. Maman Suryadi saat acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat bertindak sebagai penanggung jawab keamanan acara.

Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya yakni Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali Bin Alwi Alatas selalu Sekretaris Acara, Sobri Lubis selaku Penanggung Jawab Acara, dan Habib Idrus selaku Kepala Seksi Acara.

Akibat kasus kerumunan di Petamburan tersebut Maman Suryadi dipidana penjara delapan bulan.

“Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa Rizieq Shihab, Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Alhabsy, dan Maman Suryadi dengan pidana penjara masing-masing selama delapan bulan,” kata Suparman dalam persidangan di PN Jakarta Timur yang disiarkan secara daring, Kamis (27/5/2021) dikutip dari Kompas.com.

Majelis hakim menyatakan, para terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 93 UU 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yaitu pidana penjara 1,5 tahun untuk masing-masing terdakwa.

Menurut jaksa, para terdakwa secara meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penghasutan untuk melakukan tindak pidana kekarantinaan kesehatan sebagaimana diatur dalam Pasal 160 KUHP jo Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, para terdakwa juga diyakini melanggar Pasal 82A Ayat (1) jo Pasal 59 Ayat (3) huruf c dan d UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 10 huruf b KUHP jo Pasal 35 Ayat (1) KUHP.

Perkara ini merupakan dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Petamburan terjadi 14 November 2020, saat Rizieq Shihab menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putrinya.

Baca Juga: Ditangkap Densus 88 Karena Kasus Baiat di 3 Kota, Ini Sosok Munarman Ternyata Pernah Dibui Bareng Habib Rizieq Hingga Berubah Drastis Usai Bertemu Abu Bakar Ba’asyir

Foto tangan kanan Habib Rizieq Shihab ini beredar. Dia disebut ikut membantu Jenderal Napoleon Bonaparte menghajar Muhammad Kece di bui.

Foto tangan kanan Habib Rizieq Shihab ini beredar. Dia disebut ikut membantu Jenderal Napoleon Bonaparte menghajar Muhammad Kece di bui.

Dalam perkara ini, Haris Ubaidillah merupakan ketua panitia acara pernikahan sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Ahmad Sabri Lubis saat itu merupakan Ketua Umum FPI dan bertanggung jawab atas undangan yang hadir.

Berikutnya, Ali Alwi Alatas adalah sekretaris panitia kegiatan tersebut. Selanjutnya, Idrus Alhabsy merupakan anggota FPI yang memesan tenda dan menutup jalan.

Kemudian, Maman Suryadi adalah anggota FPI yang bertugas mengamankan acara pernikahan dan berjanji menghalau jika terjadi kepadatan tapi kenyataannya malah membiarkan kerumunan massa.

Sumber Berta / Artikel Asli : Fotokita

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here