Forum Ulama Minta Rizieq Shihab Dibebaskan, Eh Diceletukin: Pengasong Agama, Selalu Jualan Jubahnya

367
Habib Rizieq Shihab dan Munarman.

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi protes keras kepala forum ulama – habaib yang meminta Komisi III DPR RI mengawal kasus hukum duo pentolan  Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Munarman.

Menurut Eko, para ulama itu tidak bisa mengintervensi kasus Rizieq Shihab dan Munarman.Kasus Rizieq kata dia sudah ditetapkan secara hukum dan tak bisa diutak atik lagi.

Dia lantas mempertanyakan apakah forum tersebut bermaksud menggunakan agama untuk mempengaruhi hasil keputusan hukum. 

“Kasus Rizieq sudah diputuskan secara hukum. Kasus Munarman baru disidangkan. Terus mereka mau memaksakan dengan intervensi politik? Bawa-bawa agama untuk mempengaruhi keputusan hukum?. Para pengasong agama, kemana-mana selalu jualan jubahnya,” kata Eko lewat sebuah cuitannya di akun twitter pribadinya Rabu (8/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, Forum Ulama dan Habaib se-Jawa Tengah Ahli Sunnah Waljamaah meminta agar pemerintah membebaskan  Rizieq Shihab yang kini mendekam di  penjara karena berbagai kasus hukum.

Hal ini disampaikan Perwakilan Forum Ulama dan Habaib se-Jawa Tengah Ahli Sunnah Waljamaah Ahmad Rofii ketika menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senin (6/12/2021). 

“Kami sampaikan dengan berat hati tetapi ini membawa nama baik dari wakil rakyat terutama Komisi III, maka perlu direspons dan diklarifikasi. Kami harapkan bahwa Al-Habib (Rizieq Shihab) supaya tetap dibebaskan secara tanpa syarat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama perwakilan ulama lainnya, Abdul Rouf meminta Komisi III DPR RI untuk hadir dalam kasus yang menjerat Rizieq Shihab. Sebab dia khawatir kasus hukum yang menimpa Rizieq Shihab, kedepannya dapat menimpa pemuka agama lainnya.

 

“Kami mohon bahwa anggota DPR RI, Komisi III wajib hadir dalam masalah ini. Wajib hadir untuk memberi sumbangsih terhadap posisi yang saat ini dialami oleh beliau,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 5 = 4