Fernando Sentil PB HMI: kalau Kurang Mumpuni Seniornya di Kabinet, Bisa Minta Bantuan JK

521
Fernando Emas /Tagarid

 Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS menanggapi adanya isu rencana demonstrasi selama 3 hari dari Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pimpinan Abdul Muis Amiruddin.

Diketahui, PB HMI Pimpinan Abdul Muis mengeluarkan instruksi terkait seruan demonstrasi turun ke jalan karena menilai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) gagal dalam penanganan pandemi Covid-19.

Atas hal tersebut, Fernando lalu mengatakan bahwa alih-alih melakukan demonstrasi turun ke jalan, lebih baik jika PB HMI meminta kepada seniornya, Jusuf Kalla, sebagai jembatan atas permasalahan yang dimaksud.

Ia menjelaskan, apabila komunikasi yang baik terjalin, maka kemungkinan akan meredam aksi demonstrasi di tengah pandemi yang bisa saja mengundang klaster baru Covid-19.

“kalau memang kurang mumpuni para seniornya di kabinet, bisa meminta bantuan Jusuf Kalla,” ucapnya dikutip terkini.id dari Genpi, Kamis, 5 Agustus 2021.

Ia mengatakan bahwa gagasan-gagasan yang dibangun oleh PB HMI Pimpinan Abdul Muis bisa dibicarakan dengan baik dengan para seniornya di pemerintahan tanpa perlu melakukan aksi unjuk rasa.

“Gagasan dan kajian itu bisa disampaikan tanpa perlu unjuk rasa,” tutur Fernando.

Fernando khawatir, apabila aksi serentak tersebut betul adanya, maka pandemi Covid-19 bisa jadi semakin lama akan selesai.

“Tentunya itu berpotensi menjadi penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Melansir detiknews, adapun PB HMI Pimpinan Raihan menampik adanya isu rencana demo yang mengatasnamakan PB HMI.

Raihan mengatakan bahwa instruksi tersebut dikeluarkan oleh PB HMI dengan kepemimpinan plt yang seharusnya masalah dualisme tersebut selesai semenjak kongres.

Ia pun mengeluarkan instruksi agar PB HMI tetap solid dalam berkontribusi menangani pandemi dengan cara membagikan bansos kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here