Ferdy Sambo, Jenderal Bintang Dua Polri Pertama Yang Terancam Hukuman Mati, Ini Karirnya

181
Ferdy Sambo

End Game. Akhirnya Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri itu.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa Ferdy Sambo jadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J dalam konferensi pers, Selasa 9 Juli 2022.

“Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan timsus telah memutuskan untuk menetapkan sodara FS sebagai tersangka,” kata Kapolri dikutip Teras Gorontalo dari Pikiran-Rakyat.com.

Kapolri menyebut, Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak Brigadir J. Ferdy Sambo juga punya peran menembakan senjata milik Brigadir J ke dinding.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap Siapa Pemilik Senjata yang Digunakan untuk Menembak Brigadir J

Hal tersebut merupakan rekayasa agar kasus ini terkesan ada kejadian tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Kapolri menegaskan tidak ada peristiwa baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E seperti yang diceritakan dalam kronologis awal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Ferdy Sambo dijerat dengan pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun penjara.

Ini merupakan hal unik dan pertama terjadi dalam sejarah Indonesia.

Untuk pertama kalinya, ada Jenderal bintang dua Polri yang dijerat dengan ancaman hukuman mati.

Untuk pertama kalinya pula “bintang bintang” berjatuhan karena kasus dengan korban Polisi berpangkat rendah seperti Bharada dan Brigadir.

Ada 25 polisi yang diduga tak profesional dalam penanganan kasus ini.

Mereka terdiri dari 3 perwira tinggi jenderal bintang satu, 5 personil komisaris besar, 3 AKBP, 2 personel komisaris polisi, 7 personel perwira pertama, serta bintara dan tamtama sebanyak 5 personel.

Baca Juga: Terungkap, Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo Antara Bharada E dan Brigadir J Hanya Rekayasa

Karir Ferdy Sambo sebelumnya moncer. Ia bahkan digadang gadang pas menjadi calon Kapolri.

Ferdy Sambo pernah menangani berbagai kasus besar di Indonesia.

Ferdy Sambo adalah “man of crisis” yang diturunkan secara khusus untuk memecahkan kasus besar.

Ia pernah menangani kasus Bom Sarinah Thamrin, Kasus Kopi mengandung Sianida serta surat palsu dengan tersangka Djoko Tjandra.

Dia pun pernah membongkar kasus perdagangan orang jaringan timur Tengah serta

memimpin penggerebekan Karaoke Eksekutif Venesia BSD di Serpong Sub District, tangerang Selatan.

Dia juga pernah menangani kasus kebakaran di Kejagung.

Berikut karir Ferdy Sambo di Polri

1. Di tahun 1995 Ferdy Sambo jadi Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur dan Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur

2. Di tahun 1997 Ferdy Sambo Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur dan Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur

3. Tahun 1999 Ferdy Sambo Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur

4. Tahun 2001 Ferdy Sambo Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur

5. Tahun 2003 Ferdy Sambo sebagai Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar

6. Tahun 2004 Ferdy Sambo Kanit IV Dit Reskrim Polda Jabar

7. Tahun 2005 Ferdy Sambo Kasubag Reskrim Polwil Bogor

8. Tahun 2007 Ferdy Sambo sebagai Wakapolres Sumedang Polda Jabar

9. Tahun 2008 Ferdy Sambo Kasiaga Ops Biroops Polda Metro Jaya

10. Tahun 2009 Ferdy Sambo Kasat V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya

11. Tahun 2010 Ferdy Sambo Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat

12. Tahun 2012 karir Ferdy Sambo melesat dan jadi Kapolres Purbalingga Jawa Tengah

13. Tahun 2013 Ferdy Sambo ditugaskan sebagai Kapolres Brebes

14. Tahun 2016 Ferdy Sambo jadi Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri dan Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri

15. Tahun 2018 Ferdy Sambo jadi Koorspripim Polri

16. Tahun 2019 Ferdy Sambo jabat Dirtipidum Bareskrim Polri

17. Tahun 2020 Ferdy Sambo dipromosikan Kapolri saat itu Jenderal Pol Idham Aziz sebagai Kadiv Propam Polri.***

Sumber Berita / Artikel Asli : pikiran rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + = 28