Ferdinand Ngaku Cuitan ‘Allahmu Lemah’ Dibuat Saat Dirinya Baru Siuman Setelah Pingsan dan Kejang-kejang

100
Ferdinand Hutahaean

Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Mandiri Ferdinand Hutahaean kembali bikin  pengakuan terkait cuitan kontroversialnya yang menyebut ‘Allahmu lemah’

Pegiat media sosial itu mengatakan, cuitan itu muncul karena pergumulan batin yang ia rasakan.  Dimana kata dia, dirinya menderita sebuah penyakit yang tidak kunjung sembuh selama dua tahun terakhir ini. Dari pergumulan batin itu, kata dia maka lahirlah dialog imajiner yang berbuntut cuitan kontroversial tersebut.

 

“Munculnya cuitan itu adalah akibat dari dan atas pergumulan pribadi saya yang memang sedang menderita penyakit yang sudah menahun dan tidak kunjung sembuh,” kata Ferdinand, Minggu  (9/1/2022).

Ferdinand tidak menyebutkan secara gamblang jenis penyakit yang menggerogotinya selama ini, tetapi yang jelas ketika penyakit itu kambuh dirinya bahkan sampai kejang – kejang dan jatuh pingsan.

“Sudah dua tahun lebih saya mengalami gangguan penyakit yang kalau kambuh pasti akan membuat saya jatuh, pingsan dan kejang,” tuturnya

Lebih lanjut, dia mengatakan cuitan ‘Allahmu lemah’ yang ia  tulis di akun twitter pribadinya pada 4 Januari 2022 itu, dibuatnya ketika dirinya baru sadar setelah pingsan dan kejang akibat penyakit tersebut mendadak kambuh.

“Dan pada 4 Januari 2022 saat cuitan saya muncul, adalah ketika saya baru mengalami jatuh pingsan dan ini membuat pikiran saya berkecamuk serta ingin bertindak pendek,” bebernya.

Ferdinand mengatakan,  cuitannya it menjadi polemik setelah banyak pihak yang salah menafsirkan, bahkan kata dia, cuitan itu dipolitisasi untuk mengadu domba pemeluk Islam dan agama pemeluk agama lain, padahal itu adalah dialog imajiner dirinya dengan Tuhan yang ia yakini.

“Ini murni dialog pribadi saya dengan diri saya, dialog tentang saya dengan Tuhan saya, Allah SWT,” tuntasnya.

Sekedar informasi, Ferdinand kini harus berurusan dengan polisi setelah cuitan itu diperkarakan. Bareskrim Polri telah memeriksa 10 orang saksi. Ferdinand sendiri bakal diperiksa pada Senin (10/1/2022) setelah status perkaranya dinaikan ke tahap penyidikan. Ferdinand diperiksa sebagai saksi.

Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here