Ferdinand Hutahaean Resmi Dilaporkan, Syahrial Nasution: Kalau Benar Diproses, Salut untuk Pak Kapolri

363
Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution/Net

Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean resmi dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan oleh Brigade Muslim Indonesia (BMI) pada Rabu, 5 Januari 2022.

Ferdinand Hutahaean dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) usai mencuitkan tentang ‘Allahmu ternyata lemah’.

Dilaporkannya Ferdinand Hutahaean tersebut membuat Politisi Partai Demokrat Syahrial Nasution ikut angkat bicara.

Syahrial Nasution akan mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bila laporan kasus dugaan ujaran kebencian yang menyangkut Ferdinand Hutahaean tersebut diproes oleh kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Syahrial Nasution melalui cuitan di akun Twitter @syahrial_nst pada Rabu, 5 Januari 2022.

“Klo benar diproses, salut utk Pak Kapolri @ListyoSigitP,” tulis Syahrial Nasution.

Deputi Balitbang Partai Demokrat itu mengungkapkan Listyo Sigit Prabowo merupakan warga negara Indonesia beragama Nasrani dan mencintai NKRI serta bhineka tunggal ika.

Menurutnya, pasti Kapolri merasa tidak nyaman dengan cuitan Ferdinand Hutahaean yang membuat gaduh tersebut.

“Sbg WNI beragama Nasrani, cinta NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, beliau tentu tdk nyaman dg cuitan @FerdinandHaean3,” ucapnya.

Dengan nada menyindir, Syahrial Nasution mengatakan bila kasus Ferdinand Hutahaean itu tidak diproses, masyarakat menjadi tahu bahwa tindakan tersebut boleh dilakukan siapa saja dengan dalih komunikasi imajiner.

“Klopun tdk diproses, kita jd tau bhw tindakan itu boleh dilakukan siapa pun dgn dalih komunikasi imajiner,” sindirnya.

Sebagai informasi, Ferdinand Hutahaean membandingkan Tuhan yang diyakininya tidak perlu dibela seperti Tuhan pihak lain yang dinilainya lemah.

Dikecam atas pernyataannya tersebut, Ferdinand Hutahaean mengklarifikasi bahwa cuitannya merupakan dialog imajiner antara hati dan pikirannya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here