Ferdinand Hutahaean Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Ketum KNPI: Harus Jadi Pelajaran Seluruh Anak Bangsa

392
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama

Polisi mengumumkan penahanan terhadap Ferdinand Hutahaean terkait cuitannya di akun media sosialnya yang diumumkan pada Senin malam, 10 Januari 2022.

Penahanan Ferdinand Hutahaean dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjend Ahmad Ramadhan, karena
alasan dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatannya, dan dikhawatirkan juga menghilangkan barang bukti.

Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang juga pelapor kasus cuitan Ferdinand Hutahaean, Haris Pertama, menanggapi keputusan Polisi yang menetapkan tersangka dan menahan Ferdinand.

Melalui akun media twitternya Haris Pertama @knpiharis melontarkan komentarnya terhadap keputusan Polisi menahan Ferdinand Hutahaean.

Haris Pertama menyatakan bahwa pelaporannya bertujuan memberikan pelajaran bagi seluruh anak bangsa untuk bersikap dan berperilaku bijaksana dan menjaga semangat persatuan nasional.

“Kasus Sdr FH harus menjadi pelajaran bagi seluruh anak bangsa untuk bersikap dan berperilaku yg bijaksana dan dewasa, serta sesuai dgn semangat persatuan nasional yg ber-Bhinneka Tunggal Ika,” harap Haris Pertama.

Ferdinand Hutahaean ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor oleh Bareskrim Mabes Polri pada Senin, 10 Januari 2022.

“Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik Ditsiber mendapatkan dua alat bukti, sehingga menaikkan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” kata Ahmad Ramadhan.

Ahmad Ramadhan juga menjelaskan bahwa Ferdinand Hutahaean langsung menjalani tahanan di rutan Mabes Polri.

Ferdinand Hutahaean diadukan karena dianggap membuat kegaduhan, SARA dan UU ITE. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here