Ferdinand Hutahaean Diperiksa Senin Pekan Depan, Langsung Tersangka seperti Habib Bahar?

624
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan

Penyidik Bareskrim Polri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ferdinand Hutahaean dalam kasus cuitan yang diduga penistaan agama.

Pemeriksaan terhadap Ferdinand Hutahaean sebagai tindak lanjut penyidik atas status terlapor yang sudah naik ke tingkat penyidikan.

“Pemeriksaan FH (Ferdinand Hutahaean) nanti Senin (10/1/2022) akan dilakukan pemeriksaan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

Brigjen Ahmad Ramadhan berharap, Ferdinand Hutahaean memenuhi panggilan penyidik terkait kasus cuitannya itu.

Sebab penyidik juga telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap Ferdinand Hutahaean.

“Pemeriksaan (FH) statusnya masih saksi,” ujarnya.

Ramadhan menegaskan, pihak tetap akan menangani kasus yang melibatkan Ferdinand Hutahaean secara profesional dan teliti.

Pasalnya kasus dugaan yang bermuatan SARA itu menjadi perhatian semua umat dan kalangan di Indonesia.

“Kasus FH (Ferdinand Hutahaean) ini kita tangani secara profesional dan teliti,” kata Ahmad Ramadhan.

 

Brigjen Ramadhan menuturkan, hingga saat ini ada penambahan pemeriksaan lima saksi ahli.

Terdiri dari saksi ahi agama Kristiani, Katolik, dan agama lainnya.

Penambahan saksi ahli tersebut sebagai upaya Polri untuk membuktikan profesionalitas dalam menangani kasus FH.

“Total saksi sudah 15 saksi telah kita periksa. 10 saksi ahli dan saksi biasa. Saksi ahli dari saksi ahli agama Kristiani dan Katolik,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ferdinand Hutahaean dalam akun Twitter-nya pada Selasa (4/1/2021) menuliskan kalimat:

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”.

Namun, twit pada akun @FerdinandHaean3 itu telah dihapus. Ferdinand pun kemudian mengklarifikasi soal cuitannya itu.

“Itu dialog antara pikiran dan hati saya,” ujar Ferdinand saat dihubungi, Rabu (5/1/2021)

Atas cuitannya itu, Ferdinand Hutahaean akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Rabu (5/1/2021).

Ferdinand Hutahaean dilaporkan atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian berkaitan dengan SARA dan berpotensi menimbulkan keonaran.

Penyidik juga kabarnya akan memanggil Ferdinand Hutahaean untuk menjalani pemeriksaan dalam waktu dekat.

Sumber Berita / Arttikel Asli :  (fir/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here