Ferdinand Hutahaean Akui Dirinya Mualaf, Sekjen PKR: Lantas Kalau Lae Mualaf, Boleh Menghina Allah?

442
Sekjen Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yos Nggarang

Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menjadi perbincangan publik usai mencuitkan ‘Allahmu ternyata lemah’.

Ferdinand Hutahaean dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan SARA di Bareskrim Polri.

Di tengah proses penyidikan yang dilakukan Polri, Ferdinand Hutahaean mengemukakan pernyataan yang mengejutkan, yaitu mengakui dirinya seorang mualaf.

Pengakuan Ferdinand Hutahaean sebagai seorang mualaf ditanggapi sejumlah tokoh, salah satunya oleh Sekretaris Jenderan (Sekjen) Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yos Nggarang.

Menurut Yos Nggarang, Ferdinand Hutahaean baru mengaku seorang mualaf, namun tidak mengakui kesalahannya yang berpotensi menimbulkan keonaran.

Ikuti Survey Repelita : 

Siapakah Presiden 2024 Pilihan Anda?

Hal itu disampaikan oleh Yos Nggarang melalui cuitan di akun Twitter @yosnggarang pada Jumat, 7 Januari 2022.

“Lae Perdinan baru skrg mengaku Mualaf,tapi blm mengaku salah,” tulis Yos Nggarang.

Sekjen PKR itu mengatakan seharusnya Ferdinand Hutahaean mengaku salah terlebih dahulu, setelahnya baru mengakui dirinya seorang mualaf.

Menurutnya, kendati seseorang adalah mualaf, namun bukan menjadi pembenaran untuk menghina Allah.

“Mestinya mengakui salah dulu baru mengakui Mualaf. Lantas kalau Lae Mualaf,apa boleh menghina Allah?” ujarnya.

Lebih lanjut, Yos Nggarang menyebut Ferdinand Hutahaean sebagai seorang yang jenaka.

Bahkan, dia juga mempertanyakan orang yang menjadi penasihat mantan politisi Partai Demokrat itu.

“Makin lucu aja kau Lae,siapa penasehatmu?” ucapnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here