Ferdinand: Cuitan Saya Enggak Salah, Pemahaman Orang Saja Yang Keliru!

293
 Ferdinand Hutahaean

Usai cuitannya mengenai Allahmu dan Allahku viral di media sosial, mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean terus membela diri.

Bahkan, menurutnya, kalimat yang dia sampaikan tak mengandung unsur penghinaan.

Menurut Ferdinand, yang salah dan membuat gaduh sebenarnya bukan isi cuitannya, melainkan persepsi liar yang tumbuh di kepala banyak orang.

“Karena saya perlu menjelaskan dan mengklarifikasi apa yang terjadi sesungguhnya. Bahwa ini adalah sebuah kesalahpahaman, dan persepsi liar yang kemudian membuat gaduh,” ujar Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Jumat 7 Januari 2022.

“Yang membuat gaduh itu bukan cuitan saya, tapi persepsi liar orang lah yang membuat gaduh. Pemahaman orang lah yang membuat gaduh,” tambahnya.

Ferdinand berpendapat, pemahaman yang salah akan melahirkan kesimpulan yang juga salah.

Nah, pada kondisi tersebutlah kekacauan mulai terjadi.

“Ini kan pemahaman mereka yang salah ya, sehingga membuat kesimpulan yang salah,” terangnya.

Bukan hanya itu, Ferdinand juga mengaku heran dengan pelapor yang melaporkannya ke polisi.

Dia menduga, sosok tersebut tak mengetahui bahwa dirinya penganut Islam, bukan Kristen.

“Hari pertama menyatakan bahwa Tuhan saya kan dengan Tuhan Ferdinand beda, dia Kristen saya Islam. Dia tidak tahu kalau saya itu sudah Islam mualaf sejak 2017,” tuturnya.

“Kesalahan dia itu, jadi motifnya dia kan melaporkan itu karena perbedaan itu. Nah, di sini lah masalah ini menjadi besar, menjadi timbul, akhirnya menjadi ramai,” sambungnya.

Dia berharap, dalam menghadapi masalah, seseorang seharusnya lebih dulu tabayyun atau menanyakan maksud dan tujuannya kepada orang terkait.

Sebab, dengan demikian, kesalahpahaman tak akan terjadi.

“Kalau dia mengklarifikasi ke saya terlebih dahulu, kan dia tidak akan ramai begini. Jadi yang membuat gaduh adalah justru pelapor bukan saya,” tegasnya.

Diketahui, sebelumnya, Ferdinand Hutahaean berpendapat, Tuhan yang maha segala semestinya tak perlu dibela manusia.

Sebab, jika mendapat pembelaan, tandanya Dia lemah dan tak punya kuasa apapun.

“Kasihan sekali, Allahmu ternyata lemah (sehingga) harus dibela. Kalau aku sih, Allahku luar biasa, maha segalanya,” demikian isi cuitan Ferdinand yang kemudian menjadi viral.

Bukan hanya maha besar, menurutnya, Tuhan yang dia sembah selalu menjadi pelindung dan pembelanya. Sehingga, kata dia, untuk apa membela Tuhan?

“Dia lah pembelaku selalu, dan Allahku tak harus dibela,” kata Ferdinand.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here