Ferdinand Bilang ‘Allahmu Lemah’ PA 212 Meradang, Ancaman Slamet Maarif Nggak Main-main, Maut Banget Ini Bos

383
Ketum PA 212 Slamet Maarif 

Persaudaraan Alumni (PA) 212 meradang dengan pernyataan  pegiat media sosial  Ferdinand Hutahaean yang menyebut ‘Allahmu lemah’ Pernyatan Ferdinand yang disampaikan lewat sebuah cuitannya di twitter itu kini ramai disorot lantaran dinilai menyinggung kelompok tertentu.

Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, omongan Ferdinand itu jelas menyinggung umat Islam,untuk itu dia  menyerahkan  kepada seluruh umat  muslim di Indonesia agar  ramai-ramai memperkeren Ferdinand. Caranya adalah melaporkan cuitan Ferdinand ini ke masing – masing Polda.

“Saya serukan umat agar segera laporkan serentak ke Polda masing-masing,”kata Slamet ketika dikonfirmasi Populis.id Rabu (5/1/2022).

Belajar dari laporan yang  sudah-sudah, sebagaimana dugaan kasus penistaan  agama yang menyeret Sukmawati Soekarnoputri, Ade Armando, Abu Janda hingga Denny Siregar yang dilaporkan oleh  berbagai kelompok masyarakat namun terkesan mandek di kantor polisi, Slamet langsung mengeluarkan ultimatum keras.

Dia mengatakan, jika sudah ada warga yang melaporkan Ferdinand, maka polisi mesti tegas dan harus bertindak cepat sebagaimana Polda Jawa Barat bergerak cepat dalam mengusut kasus penceramah Habib Bahar yang kini telah menjadi tersangka dugaan penyebaran berita bohong. Jika tidak, maka umat muslim bakal menggelar aksi besar – besaran. 

“Jangan salahkan kalau umat kembali akan turun ke jalan,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui Pernyataan penggiat media sosial Ferdinand Hutahaean yang menyebut ‘Allahmu Lemah’ berbuntut panjang. Pernyataan yang  dibuat lewat sebuah unggahan di akun twitter  pribadinya pada Selasa (4/1/2022) kemarin itu menuai protes keras dari sejumlah pengguna sosial media.

Pengguna media sosial twitter akhirnya ramai – ramai mendesak pihak kepolisian segera  menangkap Ferdinand, ramainya desakan membuat #tangkapFerdinand menjadi trending topik nomor dua di twitter pada Rabu (5/1/2022).

Dalam berbagai cuitan netizen, mereka menyertakan gambar tangkapan layar  cuitan  Ferdinand yang dianggap sensitif tersebut. Supaya lebih jelas,begini bunyi cuitan Ferdinand:

“Kasihan sekali Allahmu, ternyata lemah harus dibela.Kalau aku sih Allahku luar biasa. Maha segalanya. DIAlah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” demikian bunyi cuitannya Ferindand.

“Saban hari gagah-gagahan ngehina orang,kodran kadrun,imigran yaman, petantang-petenteng ngehina agama orang,sok paling NKRI..akhirnya kepeleset juga, sekarang kau makan lah tu buah dari sikap sok paten kau ini.. #TangkapFerdinand,” kata pengguna @EdiMahaMG

 

“Kalau udah masuk ke ranah sensitif yang bisa merobek toleransi antar umat beragama, maka hanya satu kata “HAJAR” dan jangan kasih kendor.Gaungkan terus #TangkapFerdinand. Cukup Ambon dan Poso saja yang merasakan pedihnya konflik berbasis agama yang membuat rakyat saling bantai,” kata  pegiat media sosial Nicho Silalahi di akun twitternya @Nicho_silalahi.

Adapun terkini, Ferdinand telah menghapus cuitan tersebut dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung.

Baginya, cuitan tersebut merupakan cara untuk menguatkan dirinya sendiiri.

“Knp org2 ini ngamuk ke saya? Cuitan sy bkn utk kalian tapi utk sy sendiri. Menguatkan diri saya sendiri. Motivasi untuk diri sendiri. Cuitan sy agar menyemangati hati saya sendiri bahwa saya punya Tuhan yang Maha segalanya.” cuitnya dalam akun Twitternya, dilihat, Rabu (5/1/2022).

“Knp kalian ngamuk? Mohon maaf bila kalian tersinggung.” tukasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here