Fadjroel Rachman Merasa Bersyukur Arab Saudi Akui Vaksin Sinovac, dr Zulkifli: Ada Peluang Umrah

256
Fadjroel Rachman,

Juru Bicara atau Jubir Presiden JokowiFadjroel Rachman merasa bersyukur adanya pengakuan dari Arab Saudi tentang Vaksin Sinovac.

Hal tersebut menanggapi dari senator Malaysia dr Zulkifli Albakri yang telah mengatakan Vaksin Sinovac diterima Arab Saudi.

Menurut dr Zulkifli, diterimanya vaksin Sinovac oleh Arab Saudi sebagai salah satu syarat vaksin paspor akan memberikan kesempatan pada jemaah haji yang akan datang.

“Alhamdulillah, Arab Saudi telah memasukkan Sinovac dalam senarai vaksin yang diterima bagi kemasukan ke sana,” kata dr Zulkifli, dikutip mantrasukabumi.com dari Twitter @drzul_albakri pada Selasa, 13 Juli 2021.

“Syukurlah Arab Saudi mengakui vaksin Sinovac sebagai bagian #Vaccine Passport,” tulis Fadjroel Rachman di Instagram @fadjroelrachman.

Hasil tangkap layar akun Twitter @drzul_albakri
Hasil tangkap layar akun Twitter @drzul_albakri @drzul_albakri

Lebih lanjut, dr Zulkifli menyampaikan informasi kepada para jemaah khususnya yang sudah menjalani vaksin bisa berangkat umroh atau haji.

“Boleh sampaikan kepada ahli keluarga yang telah menerima vaksin Sinovac dan berniat untuk tunaikan haji dan umrah akan datang,” ucapnya.

Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi mewajibkan para jemaah calon umrah atau haji sudah divaksin Covid-19.

Namun, Vaksin Sinovac tidak termasuk daftar vaksin yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Pasalnya, vaksin Sinovac tidak terdaftar dalam organisasi kesehatan dunia (WHO).

Tiga jenis vaksin Corona yang ditetapkan WHO adalah Moderna, Pfizer dan Astrazeneca.

Jadi dengan alasan itulah pemerintah Arab Saudi menolak jemaah dengan alasan Vaksin tersebut.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here