Erick Thohir Angkat Mantan Korupto Emir Moeis Jadi Komisaris BUMN, Said Didu: Dimana Akal Sehatnya?

812
Said Didu

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu kesal pada Menteri BUMN Erick Thohir terkait mantan koruptor yang dijadikan komisaris BUMN.

Mantan Koruptor yang diangkat Erick Thohir adalah Izedrik Emir Moeis yang terlibat kasus suap di Tarahan, Lampung. Setelah kabar itu tersiar, desakan pada Erick Thohir untuk menarik jabatan komisaris Emir Moeis pun mulai menyeruak.

Sementara diketahui, Izedrik Emir Moeis diangkat Erick Thohir sebagai Komisaris BUMN PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero).

Penunjukan tersebut didapat dari website PT Pupuk Iskandar Muda, pim.co.id. Tertulis bahwa nama Emir Moeis sudah menduduki jabatan sebagai komisaris di BUMN tersebut.

Sebagaimana diketahui, Emir Moeis merupakan mantan terpidana kasus suap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Tarahan, Lampung, tahun 2004 silam.

Kemudian, Emir Moeis divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan penjara dalam kasus tersebut.

Terkait latar belakang Emir Moeis sebagai mantan koruptor, mantan sekretaris Kementerian BUMN Said Didu pun geram karena Emir malah diangkat menjadi komisaris BUMN.

Melalui akun media sosial Twitter miliknya, @msaid_didu pada Jumat 6 Agustus 2021 ia mengutarakan kekesalannya. Pada awalnya, Said Didu menjelaskan bahwa tugas utama Komisaris BUMN adalah memberikan pengawasan kepada pada Direksi.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini pun mengatakan bahwa yang sangat rawan dalam pengelolaan BUMN adalah terjadinya korupsi.

“Tugas utama Komisaris BUMN adalah memberikan pengawasan thdp Direksi. Yang sangat rawan dlm pengelolaan BUMN adalah korupsi,” tulis Said Didu dikutip Galamedia dari akun Twitternya @msaid_didu pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Namun, pada kenyataannya Menteri BUMN Erick Thohir malah memberikan jabatan pengawas Direksi tersebut pada mantan koruptor. Said Didu pun mempertanyakan dimana akal sehat Erick Thohir saat mengangkat mantan koruptor menjadi komisaria BUMN.

“Di mana akal sehat Pak Menteri BUMN simpan saat mengangkat mantan koruptor jadi Komisaris BUMN?” kesal Said Didu.

Di akhir cuitannya, mantan sekretaris kementerian BUMN itu pun mengingatkan bahwa BUMN adalah milik negara. “Ingat BUMN adlh Milik Negara!” tegas Said Didu.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here