Enggak Melarang, Ustadz Yusuf Mansur Malah Bilang Boneka Arwah Simbol Bahagia

560
Ustadz Yusuf Mansur

Maraknya fenomena spirit doll atau boneka arwah memancing pro dan kontra. Konon, boneka tersebut diisi arwah anak kecil lalu dirawat seperti makhluk hidup.

Sederet artis juga turut mengadopsi boneka arwah, mulai dari Ivan Gunawan, Celine Evangelista, Wendy Walters, Roy Kiyoshi, Ruben Onsu sampai Nora Alexandra.

Pembahasan tentang boneka arwah juga marak di media sosial dan mulai dijual di e-commerce.

Soal ini sederet tokoh hingga MUI turut memberikan pendapat, termasuk Ustaz Yusuf Mansur.

Sementara itu sebelumnya, Five V pernah menyebut kalau boneka arwah tergolong haram.

Ustaz Yusuf Mansur Masih Mentolerir

Tidak seperti tokoh lain yang wanti-wanti tentang bahaya boneka arwah hingga tergolong haram, Ustaz Yusuf Mansur punya pendapat sendiri.

“Saya pribadi masih mentolerir sebagai simbol bahagia, buat yang belum punya anak keturunan,” ujarnya dalam akun YouTube Surya Citra Televisi (SCTV) baru-baru ini.

Meski begitu, ada yang lebih bermanfaat yaitu mengadopsi anak yang membutuhkan perawatan.

“Dan sebenarnya ada yang lebih hebat dari itu, yaitu apa? Angkat anak, anak bayi,” sambung dia.

Dengan begitu, antara si orangtua dan anak sambung akan tercipta ikatan batin yang membahagiakan.

“Kemudian ngasuh sehingga terjadi sentuhan perasaan, energi.”

Kata Furi Harun Tentang Spirit Doll

Sementara itu, publik figure yang juga seorang indigo, Furi Harun menjelaskan kalau spirit doll tidak ada hubungannya dengan pesugihan, penglaris, santet atau ilmu hitam lainnya.

Furi sendiri memiliki ratusan boneka yang bisa diadopsi.

Dia mengingatkan, salah kalau berpikir boneka arwah bisa mendatangkan rezeki atau mengirim santet.

Si pemilik harus mengasuh boneka dengan baik layaknya anak sendiri.

“Diasuh dengan baik, ajak tinggal bersama di rumah kita dalam bentuk boneka supaya arwah tersebut tidak dijadikan media untuk mengantarkan santet atau hal-hal negatif,” kata dia.

Seperti anak pada umumnya, orangtua wajib menafkahi.

“Karena ini bukan pesugihan dan ini tidak ada tumbal. Jadi orang tua asuh harus bekerja. Merawat anak asuh butuh biaya seperti pakaian, susu, cemilan, dan itu harus disediakan,” kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here