Eks Menkes Siti Fadilah Soal Lonjakan COVID-19: Jangan-jangan Ada Hubungan dengan Vaksinasi

1328
Blak-blakan, Eks Menkes Siti Fadilah Bongkar Penyebab Outbreak COVID-19 di Tengah Gencarnya Vaksinasi /Tangkapan layar YouTube Karni Ilyas Club

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari mempertanyakan alasan kenapa outbreak atau wabah COVID-19 semakin menjadi di tengah gencarnya vaksinasi yang sudah mencapai belasan juta orang.

“Dari tahun 2020 sampai sekarang, kenapa outbreak itu muncul, ketika kita (gencar) memvaksinasi mencapai 13 juta orang? Jangan-jangan ada hubungannya dengan vaksinasi,” ungkap Eks Menkes Siti Fadilah di channel YouTube Karni Ilyas Club, Jumat 6 Agustus 2021.

Maka dari itu, kata Eks Menkes Siti Fadilah seharusnya pemerintah melakukan penelitian mendalam tentang terjadinya lonjakan COVID-19 di tengah proses vaksinasi.

“Teliti jangan takut, apakah vaksinasinya kurang banyak, ataukah vaksinasinya nggak perlu, ataukah vaksinasinya ada sesuatu yang terjadi,” tanya Siti Fadilah.

Sebab, kata Siti Fadilah, ada beberapa penelitian yang menunjukan bahwa vaksinasi itu juga ada side effect atau efek samping kurang bagus untuk mutasi virus.

“Dan untuk keganasan virus itu sendiri. Jadi sebetulnya menurut saya belum pas dalam menganggap penyebab,” ungkap Siti Fadilah.

Walaupun, Menteri Kordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Kordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali sudah firm mengatakan sudah terjadi penurunan pergerakan masyarakat.

“Tapi pasien (COVID-19) masih tetap meningkat. Memang ini sifatnya aneh tidak seperti virus biasa,” kata Siti Fadilah.

Siti Fadilah berpandangan bahwa outbreak itu terjadi explosive, sama halnya dengan di Singapura, Amerika Serikat dan di Wuhan maupun Nanjing, China yang sekarang ini kembali mewabah.

“Bahkan itu terjadi juga pada waktu yang agak sama, kemudian explosive hingga berdampak pada masyarakat banyak dalam saat yang mendadak,” kata Siti Fadilah.

Sehingga di saat lonjakan kasus COVID-19 yang mendadak ini, maka fasilitas kesehatan seluruhnya kolaps.

“Meskipun di Singapura juga kolaps, Amerika juga. Maka dari itu dan lucunya penyebabnya tetap delta,” kata Siti Fadilah.

Selain itu, Siti Fadilah mempertanyakan bagaimana virus COVID-19 varian delta ini bisa terbang dengan cepat secara sporadis.

“Kenapa kok nggak ada yang mikir, apakah itu sesuai dengan epidemiologi atau karakter virus itu akan tetap menyebar,” kata Siti Fadilah.

Menurutnya, jika memang tidak sesuai dengan karakter virus itu sebagai penyebab, pemerintah harus berpikir.

“Tapi kalau saya ngomong gini, (pemerintah) bilang ah itu-itu lagi. Saya selalu berpikir bahwa pandemi ini asli natural ataukah bikinan,” tandasnya.

Menurut Siti Fadilah, jika virus ini alami, mestinya perjalanan untuk menyebarnya tidak sporadis atau serentak seperti sekarang ini.

“Ini akhir-akhir ini, India, Indonesia, Singapura dan terus ke berbagai negara, itu pada aneh, dan mestinya kita manfaatkan virolog-virolog eijkman untuk mengeksplorasi,” tegasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here