Ekonomi RI Naik hingga 7,07 persen, Yan Harahap: Tak Bisa Gantikan Ratusan Ribu Nyawa Akibat Covid!

179
Ekonomi RI

Politisi Partai DemokratYan Harahap nampak menanggapi perihal kabar perihal pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa  ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan.

Diketahui, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

Atas tumbuhnya ekonomi Indonesia tersebut, Indonesia saat ini resmi dinyatakan lepas dari jeratan resesi.

Menanggapi kabar tersebut Yan Harahap mengaku dirinya tidak mempersoalkan klaim pemerintah mengenai berapa persen pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebab menurut Yan Harahap, pertumbuhan ekonomi itu tidak dapat menggantikan ratusan ribu nyawa rakyat yang meninggal akibat pandemi Covid-19.

“Mau klaim berapa persen pun pertumbuhan ekonomi di Q2 ini, takkan bisa menggantikan ratusan ribu nyawa rakyat yang meninggal akibat Covid,” ujarnya dilansir Galamedia dari akun Twitter @YanHarahap pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Yan Harahap menegaskan bahwa nyawa dan kesehatan rakyat tidak bisa ‘ditukar’ dengan pertumbuhan ekonomi.

“Nyawa maupun kesehatan rakyat tak bisa ‘di trade-in’ dengan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2021 sebesar 7,07 persen yoy.

Badan Pusat Stastistik (BPS) menjelaskan, pertumbuhan ekonomi saat ini lebih tinggi dari minus 0,74 persen pada kuartal I 2021 dan minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Hal tersebut, dijelaskan BPS, terjadi apabila dibandingkan secara kuartalan maupun tahunan.

Sementara secara akumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,1 persen pada semester I 2021 dari semester I 2020.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

 

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here