Dulu Tomboy, Lalu Pakai Cadar, Sering Latihan Memanah dalam Rumah

422

 BREBES – Dua pelaku penusukan Wiranto diidentifikasi sebagai Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana binti Sunarto (21).

Keduanya diketahui tinggal di sebuah kontrakan di Kampung Sawah, RT 04 RW 05, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Syahril tercatat sebagai warga Medan, Sumatera Utara. Sedangkam Fitri tercatat warga Brebes, Jawa Tengah.

 

Usai kejadian, polisi langsung mendatangi kediaman orangtua Fitri di Dusun Sitanggal 1, RT 07 RW 02, Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan.

Bibi Fitri, Rahayu mengatakan, sebelum bekerja di Jakarta, Fitri dulunya berpenampilan tomboy.

Namun, setelah pulang dari Jakarta, penampilan Fitri berubah drastis, berjilbab serta memakai cadar.

Selain itu, keponakannya itu juga sering berlatih panah di dalam rumahnya.

 

“Pokonya berubah setelah bekerja di Jakarta. Juga pasti baca-baca buku kalau pulang ke rumah. Enggak tahu buku apa,” tuturnya dikutip PojokSatu.id dari Radar Tegal, Kamis (10/10/2019).

Kali terakhir pulang kampung, lanjutnya, yakni sekitar sebulan lalu.

Sejak saat itu, Fitri sudah tak pernah lagi berkomunikasi dengan pihak keluarganya.

“Setelah pulang, terus berangkat lagi dan sudah sebulan sudah tidak komunikasi lagi sama keluarga,” bebernya.

Sementara, perangkat desa setempat, Wartono mengatakan, Fitri merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Sunarto dan Carti.

Selama ini, perempuan lulusan SD itu diketahui bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Jakarta.

 

“Waktu bulan puasa kemarin pulang dari Jakarta. Kemudian kira-kira satu bulan di rumah,” katanya.

Namun tak lama kemudian, Fitri akhirnya berangkat lagi ke Jakarta.

“Setelah lebaran lebih dari satu bulan, dia (Fitri) berangkat lagi ke Jakarta,” kata Wartono.

Terpisah, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan memastikan, pelaku penusukan Wiranto tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

 

Budi Gunawan menyampaikan itu saat menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10).

“Sudah bisa mengidentifikasi, pelaku adalah dari kelompok JAD Bekasi,” kata Budi Gunawan.

BG, sapaan akrabnya, menjelaskan, jaringan tersebut juga sudah masuk radar BIN.

Sebelum tinggal di Pandeglang, salah seorang pelaku, Syahril Alamsyah alias Abu Rara sempat berpindah-pindah tempat.

“Abu Rara ini tergabung di sel JAD Kediri, kemudian pindah ke Bogor. Karena cerai dengan istri pertama, pindah ke Menes (Pandeglang),” jelasnya.

 

Setelah berpisah dengan istri pertama, jelasnya, Abu Rara kemudian menikah dengan Fitri Andriana dan tinggal di Pandeglang.

(ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here