Duga Yaqut Salah Gunakan Kekuasaan dan Anggaran untuk Kerabat, AMAK Desak KPK Bertindak

550
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

Puluhan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan kepada Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.

Mereka menduga bahwa Yaqut menyalahgunakan kekuasaan sebagai menteri dan juga menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan kerabatnya.

Koalisi ini menggelar aksi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta pada Kamis, 25 November 2021.

Koordinator AMAK, Fahmi menjelaskan bahwa dugaan penyalahgunaan itu muncul seiring dengan munculnya kabar upaya sabotase gelaran Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Lampung pada 23-25 Desember.

Menurutnya, dugaan sabotase itu dilakukan oleh oknum Kementerian Agama yang melakukan pemesanan kamar hotel secara besar-besaran di Lampung tepat pada tanggal pelaksanaan Muktamar NU.

 

Lebih spesifik, kata Fahmu, sabotase itu diduga kuat menjadi upaya intervensi dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memberikan dukungan untuk calon ketua umum PBNU, Yahya Cholil Staquf.

Diketahui, Yahya Cholil Staquf adalah kakak kandung dari Menag Yaqut Cholil Qoumas.

“Kami meminta KPK mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran Kemenag RI yang digunakan untuk memenangkan Gus Yahya dalam memenangkan kompetisi menjadi Ketum PBNU,” tegas Fahmi, dilansir dari RMOL.

 

Ia menyinggung bahwa anggaran Kementerian Agama tidak akan dikeluarkan tanpa ada persetujuan menteri.

Oleh sebab itu, pihaknya melanjutkan bahwa KPK perlu memanggil dan memeriksa Menag Yaqut.

Jika dugaan itu terbukti, lanjutnya, maka Menag Yaqut telah mempertontonkan kepada publik bagaimana pejabat negara menyahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi dan kerabatnya.

“KPK segera panggil dan periksa Yaqut Cholil Quomas untuk memastikan dugaan penyalahgunaan kekuasaan sebagai menteri dan penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan kerabatnya,” tandas Fahmi.

Sumber Berita / Artikel Asli : terkini 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

30 − = 27