Dosen UNSRI yang Diduga Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi Mengaku Malu dan Tertekan

534

Dosen Universitas Sriwijaya (UNSRI) berinisial R yang dilaporkan atas kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi mengaku malu dan tertekan.

Didampingi istrinya, R mengaku saat ini sudah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kaprodi. Hal itu agar dapat fokus menjalani permasalahan hukum yang menjeratnya saat ini.

“Saya malu dan tertekan. Apalagi dituduh melakukan hal yang tidak saya perbuat,” katanya, Rabu (8/12).

Apalagi dengan tesebarnya foto dan potongan percakapan di sejumlah media sosial, membuatnya merasa disudutkan. Padahal nomor telepon yang tersebar itu bukan lah nomor miliknya.

“Sudah bertahun-tahun nomor telepon yang saya gunakan tidak berubah. Dan nomor ini juga yang saya pakai berkomunikasi dengan mahasiswa,” katanya.

Bahkan, saat melakukan bimbingan kepada mahasiswa diupayakan selalu di kantor dan tidak pernah berdua. Melainkan mengajak teman atau staf yang menemani.

“Janjian dengan mahasiswa pun selalu via WhatsApp. Tidak ada Telegram,” katanya.

Adapun untuk chatting dengan mahasiswa pun layaknya komunikasi biasa. Memang setiap percakapan yang selesai, selalu di hapus karena dianggap tidak penting.

“Tidak pernah disimpan karena tidak ada hubungan apa-apa,” katanya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Kumparan

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 1