Dituding binaan Yahudi, Anies-AHY oportunis akan bawa Indonesia berkiblat ke sini

580
Anies Baswedan

Belum lama ini muncul narasi Anies Baswedan menjadi binaan organisasi elite Yahudi yang disinyalir punya agenda menciptakan tatanan dunia baru atau New World Order. Gara-garanya Anies Baswedan masuk dalam daftar 1.334 The Young Global Leaders, organisasi non profit yang dibentuk pendiri The World Economic Forum, Klaus Schwab.

Nah narasi Anies masuk dalam organisasi elite Yahudi bukan berhenti di sini saja lho. Bocoran lanjutannya, Anies akan dipasangkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk pasangan di Pilpres 2024. Narasinya pasangan Anies-AHY akan muncul dengan campur tangan Amerika Serikat gitu.

Dalam daftar Young Global Leaders tersebut, nama Anies sejajar dengan nama pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Di daftar itu, selain Anies ada empat orang Indonesia lain yaitu Nia Dinata, Butet Manurung, Silverius Oscar Unggul dan Yenny Wahid.

Nah bagaimana ya analisis Anies-AHY ini, kalian nggak sabar ya Sobat Hopers?

Anies dan AHY jadi seperti apa Indonesia

Anies Baswedan dan AHY. Foto: Antara
Anies Baswedan dan AHY. Foto: Antara

Seorang akun Instagram, Lia Lestari yang fokus mengkaji konspirasi global menganalisis pasangan Anies AHY kemungkinan akan berkiblat ke Amerika Serikat. Kalau skema ini berjalan, Anies akan selalu didukung oleh Amerika Serikat.

“Melihat karakter Anies yang oportunis, tentunya jika benar dia adalah anak kesayangan AS, maka bisa jadi bila ia memimpin RI, ia akan condong mengenyangkan AS. Apalagi bila AS memberikan support kepadanya untuk bisa menjadi pemimpin,” tulis akun Instagram @lia_lestari29 dikutip Selasa 10 Agustus 2021.

Nah akun ini menilai ada cacat pada sosok Anies dalam memimpin Indonesia. Perjalanan Anies menjadi pemimpin di DKI sayangnya punya jejak kelam, yakni menang Pilkada DKI Jakarta dengan bantuan politik identitas.

Dampak dari politik identitas ini, masyarakat kini makin tajam terbelah menjadi dua kutub.

“Ia terbukti menggunakan politik identitas untuk bisa memenangkan Pilkada DKI Jakarta dan semenjak itu masyarakat Indonesia mulau terpecah jadi 2 golongan : golongan yang pluralis/nasionalis dan teredukasi dengan golongan mabok agama yang intoleran dan mudah diprovokasi,” tulis akun tersebut.

Akun ini menyatakan pasti pasukan pembela Anies akan menyerang narasi demikian yang menyudutkan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Akun yang mengusung narasi minus Anies ini akan dicap dan dilabeli sebagai akun pemecah belah bangsa juga.

“Sayangnya, orang-orang yang sedang meng-up cerita ini biasanya akan ramai-ramai dituduh sebagai pemecah belah bangsa itu sendiri. Termasuk membongkari bagaimana cara kerja kelompok intoleran ini bekerja,” tulis akun tersebut.

Anies binaan organisasi elite Yahudi

Anies Baswedan dalam World Economic Forum 2016 di Malaysia
Anies Baswedan dalam World Economic Forum 2016 di Malaysia. Foto World Economic Forum/Sikarin Fon Thanachaiary

Narasi Anies masuk dalam radar organisasi Yahudi ini muncul dari akun Twitter @Wedhus999. Akun ini menuliskan utas, sudah lenyap sayangnya, yang menyatakan semua alumni Young Global Leaders begitu aktif berinisiatif menanggapi Covid-19. Misalnya mereka aktif promosikan penggunaan masker, tata ulang besar (great reset), lockdown dan propaganda soal apa yang harus dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Great reset ini salah satunya dilakukan dengan cara depopulasi penduduk melalui penyebaran virus yang membunuh banyak orang gitu.

Dikutip dari id-times, jadi menurut pengamat seniot Amir Hamzah, organisasi bentukan elite Yahudi tersebut di atas aktif merekrut siapa saja tokoh potensial baik secara langsung maupun tidak. Perekrutan ini diharapkan dengan tokoh yang dibina itu membantu misi organisasi Yahudi yang dimaksud di atas.

Amie menyebutkan dalam rangka menciptakan tatanan dunia baru, organiasi Yahudi akan menginduk pada Committee 300, termasuk di dalamnya adalah Fremansonry dan illmuninati.

Nah apa kata Anies dituding masuk binaan organisasi Yahudi. Kepala daerah DKI ini malah heran, dia malah tanya tidak paham relasi The New World Order dengan The Young Global Leaders.

“Kaitannya dengan The New World Order, itu apa ya? Ada-ada saja. Kita sedang bertarung selamat dari serangan virus Covid-19. Sudahlah, kita fokus urusan ini saja,” kata dia kepada laman SNN.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here