Diminta Jadi Panglima Penanganan COVID-19 Indonesia, Eks Menkes Siti Fadilah: Setiap Waktu Saya Memikirkan

485
Blak-blakan, Eks Menkes Siti Fadilah Bongkar Penyebab Outbreak COVID-19 di Tengah Gencarnya Vaksinasi /Tangkapan layar YouTube Karni Ilyas Club

Eks Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengaku sudah mendengar banyak pihak yang meminta dirinya menjadi panglima atau pemimpin dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

Menanggapi soal permintaan untuk menjadi orang yang paling depan mengatasi pandemi COVID-19 ini, Eks Menkes Siti Fadilah menanggapinya dengan dingin.

“Saya sih mau diminta dan tidak diminta setiap waktu saya memikirkan bangsa ini dalam menghadapi COVID-19,” ungkap Eks Menkes Siti Fadilah di channel YouTube Karni Ilyas Club, Jumat 6 Agustus 2021.

Hanya saja, kata Siti Fadilah Supari, upayanya selama ini memikirkan bangsa dalam mengadapi COVID-19 tidak tahu didengar atau tidak oleh pemerintah.

“Mudah-mudahan tidak usah jadi ketua tim pun, para pemegang kebijakan tolong lihat YouTube yang ada saya bicara, saya tidak ada maksud apa-apa, kecuali memberikan asupan untuk mengatasi pandemi ini,” ungkap Siti Fadilah Supari.

Maka dari itu, dirinya tidak terlalu berharap atau memandang dibutuhkan atau tidak oleh pemerintah untuk ikut membantung mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia ini.

“Saya tetap akan bekerja untuk rakyat untuk memberitahuka apa yang mereka harus tahu, dan apa yang mereka tidak perlu tahu, tidak perlu saya terangkan,” kata Siti Fadilah Supari.

Meski demikian, Siti Fadilah Supari tetap berharap apa yang diungkapkan tentang bidang kesehatan, khususnya pandemi COVID-19 selama ini ada manfaatnya.

Seperti diketahui, banyak pihak diantaranya Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin meminta Presiden Jokowi melibatkan Eks Menkes Siti Fadilah Supari dalam penanganan COVID-19.

Menurut Sultan dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu menyebut Siti Fadilah Supari, adalah sosok orang yang tepat untuk dilibatkan pemerintah dalam penanggulangan COVID-19.

Dalam hal ini, kata dia adalah Siti Fadilah Supari tepat untuk memberikan wawasan, pertimbangan, bahkan susunan strategi kebijakan, baik jangka pendek maupun jangka panjang dalam melawan Covid-19.

“Maka dari itu, saya meminta kepada Bapak Presiden RI untuk memanggil Ibu Siti Fadilah Supari ke Istana.”

“Bahkan, sekaligus pemerintah dapat memberikan ruang keterlibatan secara formal (kewenangan khusus) dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia,” ucapnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here