Diduga Bersihkan TKP Kematian Brigadir J, Inilah Profil Budhi Herdi Susianto, Benarkah Loyalis Ferdy Sambo?

286
kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Salah satu perwira polisi yang dimutasikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah mantan Kapolresta Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Perwira tiga melati ini dimutasi menjadi Panen di Yanma Polri karena diduga terlibat dalam kasus kematian Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Peristiwa baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E itu memang sedang diusut oleh Kapolri.

Dalam proses pengusutannya tersebut, Kapolri mendapati jika Budhi Herdi Susianto terkesan menghalang-halangi penyelidikan dan bahkan diduga terlibat dalam pembersihan TKP kematian Brigadir J.

 

Kombes Budhi Herdi Susianto tak sendiri dalam mutasi akibat peristiwa Brigadir J ini.

Ada beberapa perwira menengah dan tiga jenderal yang dibuang dalam kasus kematian Brigadir J.

Sementara Bharada E sudah ditetapkan tersangka dan sekarang ditahan di Bareskrim Polri.

Namun sebelum terlibat dalam pusaran kasus penembakan Brigadir J, Kombes Budhi Herdi Susianto adalah seorang polisi dengan banyak sekali prestasi.

Kombes Pol Budhi Susianto saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan menggantikan Kombes Pol Azis Andriansyah.

Sebelum jadi Kapolres Jakarta Selatan,

Kombes Pol Budhi Herdi Herdi Susianto pernah menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Budhi Susianto merupakan polisi kelahiran 19 Desember 1974.

Ia dikenal memiliki pengalaman lebih dibidang reserse serta lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1996.

Baca Juga: Ini Profil Biodata Hendra Kurniawan dan Benny Ali, Dua Perwira Tinggi Dicopot Kapolri Terkait Kasus Brigadir J

Dirinya juga pernah menjabat Kapolres Kediri Kota pada tahun 2013 yang diembannya selama 1 tahun 6 bulan

Tak berselang lama, Budhi Herdi Susianto kemudian menjabat sebagai Kapolres Mojokerto.

Dan pada 1 Februari 2019, Budhi Herdi Susianto menggantikan Kombes Pol Reza Arief Dewanto sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara.

Ia bahkan pernah mendapatkan penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Penghargaan ini diberikan atas respon cepat jajaran Polres Metro Jakarta Utara dalam menangani dua kasus tawuran geng motor.

Berikut riwayat Jabatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto:

1. Kasat Lantas Polres Ainaro Timtim pada tahun 1997

2. Kapolsek Manatuto Timtim pada tahun 1999

3. Kanit Harda/Kanit Curi/Kanit Serse Ekonomi Polres Metro Jakarta Selatan pada tahun 2000

4. Kanit Resintel Polsek Kebayoran Baru pada tahun 2001

5. Kasat Reskrim Polres Tegal pada tahun 2004

6. Penyidik KPK pada tahun 2005

7. Kanit Harda Polda Metro Jaya pada tahun 2007

8. Kanit II Sat III Jatanras Polda Metro Jaya

9. Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang pada tahun 2009

10. Kanit IV Sat II Harda (Bangtah) Ditreskrimum Polda Metro Jaya

11. Kapolsek Tanjung Priok pada tahun 2010

12. Kasubag Gasus Dagri SSDM Polri

13. Kasubbag Mutjab Pama SSDM Polri

14. Kapolres Kediri Kota Polda Jatim pada tahun 2013-2014

15. Kapolres Mojokerto Polda Jatim pada tahun 2014-016

16. Kasubbag Mutjab Pamenti Robinkar SSDM POLRI

17. Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri pada tahun 2016-2019

18. Kapolres Metro Jakarta Utara pada tahun 2019-2020

19. Kasubdit I Dittipidum Bareskrim Polri pada tahun 2020

20. Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri pada tahun 2020-2021

Profil

Nama Lengkap: Budhi Herdi Susianto

Lahir: 16 Desember 1974

Umur: 48 Tahun

Pendidikan Umum:

SD Negeri Randudongkal (1987)

SMP Negeri 1 Randudongkal (1990)

SMA Taruna Nusantara Magelang (1993)

AKPOL (1996)

PTIK

SESPIM

SESPIMTI (2021) (LULUSAN TERBAIK)

Masa Dinas: 1996-sekarang.

Sebagai informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja mengeluarkan telegram mutasi bagi sejumlah perwira tinggi Polri.

Menariknya, dari sejumlah nama yang dimutasi oleh Kapolri, tiga diantaranya adalah jenderal yang sedang menjabat dalam tubuh Divisi Propam (Divpropam) Polri.

Divpropam Polri memang sedang dalam situasi yang goyang pasca kasus tewasnya Brigadir J di rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Brigadir J tewas setelah baku tembak dengan dengan sesama ajudan yakni Bharada E.

Kasus ini kemudian mendapatkan atensi dari Kapolri bahkan Presiden Joko Widodo juga buka suara dan meminta penanganan secara transparan dan jujur.

Usai kasus Brigadir J masuk dalam tahapan penetapan tersangka.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung membuang tiga jenderal dari Divpropam Polri.

Yang pertama dimutasi adalah Irjen Ferdy Sambo.

Mantan Kadiv Propam Polri ini dimutasikam menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Polri.

Kedua adalah Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri dimutasikan menjadi Pati Yanma Polri.

Dan jenderal yang terakhir adalah Brigjen Pol Anggoro Sukantono.

Ia sebelumnya menjabat sebagai Karowabprof Divpropam Polri, kini dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri.

Tiga jenderal ini diduga ikut terlibat dalam kasus penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.

Namun, belum diketahui pasti apa peran dari masing-masing ketiga jenderal dalam kasus Brigadir J.***

Sumber Berita / Artikel Asli : pikiran rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

84 + = 88