Diangkat Jadi ASN Polri, Turunnya Kinerja KPK Jadi Pertimbangan Novel Baswedan

266
Novel Baswedan

Novel Baswedan dan rekan-rekannya yang tersingkir usai dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK kini mendapatkan tawaran untuk menjadi ASN Polri.

Tawaran tersebut diberikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabaowo.

Menanggapi tawaran tersebut, Novel Baswedan dan rekan-rekannya menyambut dengan baik untuk menjadi ASN Polri terlepas dari bisik-bisik publik.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Karni Ilyas Club, Novel Baswedan mengungkapkan pertimbangannya untuk menerima tawaran dari Polri.

Salah satu pertimbangan Novel Baswedan untuk menerima tawaran menjadi ASN Polri yaitu berkaitan dengan kinerja yang dimiliki KPK.

“Saya paling tidak sejak 2007 awal hingga 2021 ada di KPK dan melihat prestasi KPK yang semakin naik. Namun, prestasi KPK saat ini dari naik jadi turun, korupsinya makin banyak, indeks kepercayaan publik makin menurun,” kata Novel Baswedan.

Dinilai Novel Baswedan, pada saat ini KPK memasuki penurunan yang paling buruk sepanjang sejarah pendirian lembaga antirasuah itu.

“Pada saat itu, pak Kapolri menyampaikan tawaran untuk kami dimungkinkan diterima sebagai ASN Polri tentunya dengan tahapan-tahapan yang dibenarkan. Pada saat itu kami juga mengetahui tugas-tugasnya memberantas korupsi di bidang pencegahan. Saya kira itu tawaran yang luar biasa,” ujar Novel.

Novel Baswedan dan rekan-rekannya rencananya akan difokuskan untuk menangani permasalahan dan Covid-19, bantuan sosial, dan pembangunan ekonomi nasional (PEN).

“Saya pikir dengan hal itu kami memandang bahawa ini adalah hal positif dan upaya untuk memberantas korupsi ke depan. Selain itu, peluang bagi kami untuk kembali ke KPK jika pimpinan KPK sungguh-sungguh memberantas korupsi,” ucap Novel.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + = 9