Dianggap Hina Lagu Kebangsaan China Saat Siaran Olimpiade, Polisi Hong Kong Geram hingga Lakukan Penyelidikan

450
Polisi Hong Kong akan menyelidiki cemoohan pada lagu kebangsaan Cina selama siaran di Olimpiade Tokyo 2020. /Reuters/Fabrizio Bensch

Polisi Hong Kong mengatakan bahwa mereka meluncurkan penyelidikan atas dugaan ejekan lagu kebangsaan China pada hari Jumat, 30 Juli 2021.

Ejekan lagu kebangsaan China itu terjadi di sebuah pusat perbelanjaan yang menyiarkan langsung perolehan emas pertama kota itu di Olimpiade Tokyo pekan ini.

Lebih dari 100 orang berkumpul pada Senin malam di sebuah pusat perbelanjaan untuk menonton di layar lebar kemenanganan pemain anggar asal Hong Kong, Cheung Ka Long.

Menurut media lokal, Polisi mengatakan mereka mengajukan keluhan bahwa beberapa orang mencemooh selama upacara penghargaan ketika lagu kebangsaan China dimainkan.

Beberapa berteriak “Kami adalah Hong Kong,” South China Morning Post melaporkan pada hari Jumat.

“Polisi telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut dan akan mengumpulkan bukti yang relevan,” kata polisi kepada Reuters dalam sebuah pernyataan.

Hong Kong mengesahkan undang-undang pada Juni 2020 yang mengkriminalisasi tindakan tidak menghormati lagu kebangsaan China.

Siapa pun yang terbukti bersalah menyalahgunakan atau menghina lagu tersebut dapat dipenjara hingga tiga tahun dan didenda.

Siaran Olimpiade Tokyo 2020 di pusat perbelanjaan pada hari Senin tersebut merupakan kesempatan langka bagi orang-orang Hong Kong untuk berkumpul karena virus Corona yang menghadang sejak 2020 lalu.

Untuk diketahui, Covid-19 dan undang-undang kemanan nasional yang diberlakukan oleh Beijing pada Juni 2020 secara efektif mengakhiri masa pro-demokrasi yang dimulai pada 2019. Massa melakukan protes terhadap pengetatan cengkraman China di kota bekas jajahan Inggris itu.

Pihak berwenang China dan Hong Kong mengatakan undang-undang itu penting untuk memulihkan stabilitas

Selain itu, pihak berwenang juga mengatakan bahwa semua penuntutan didasarkan pada bukti dan tidak ada hubungannya dengan latar belakang atau profesi orang tersebut.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here