Demokrat Usul Prabowo Calonkan Diri Jadi Gubernur: Kali Aja Bisa ‘Ngerasain Menang’

233
Menhan Prabowo Subianto

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto disarankan mencalonkan diri menjadi gubernur.

Saran itu disampaikan langsung oleh politisi Partai Demokrat, Taufik Rendusara melalui cuitannya di Twitter.

“Gimana kalau pak Prabowo nyalon aja jadi gubernur?” tulis di akun Twitter pribadi @TRendusara dilansir Galamedia Selasa, 4 Januari 2022.

Menurutnya, bisa saja Prabowo ‘merasakan kemenangan’ dalam pemilihan gubernur.

“Kali aja bisa ngerasain menang jadi calon, iya gak sih #dapse,” pungkasnya.

Taufik menyarankan hal ini sebagai tanggapan terhadap pernyataan kader Gerindra yang meminta agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak mencalonkan diri sebagai calon presiden.

Seperti diketahui, politisi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik meminta Anies tidak mencalonkan diri di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurut Taufik, langkah Anies menuju panggung politik lima tahunan tersebut cukup berat, lantaran dia tidak punya ‘kendaraan politik’.

Agar aman, Taufik secara blak-blakan menyarankan Anies untuk kembali mencalonkan diri menjadi kepala daerah setelah jabatannya di DKI berakhir tahun ini.

Sebab menjadi kepala daerah, kata Taufik, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak terlampau sukar mendapatkan partai politik yang akan mengusungnya.

“Saya kira, Anies masuk juga dalam kategori calon pemimpin DKI. Presiden perlu kendaraan, kalau DKI dia aman,” ujarnya pada wartawan Senin, 3 Januari 2022.

Sementara, untuk menjadi presiden, Anies harus diusung oleh partai politik threshold.

“Untuk presiden itu harus diusung parpol treshold,” jelas Taufik.

Lebih lanjut, dia mengakui bahwa elektabilitas Anies di berbagai survei memang sangat tinggi.

Sehingga, bila Anies tetap ngotot dan ogah maju di Pilkada DKI, Taufik meminta agar Ketua Umum parpol segera mengusung Anies.

Sebab, peluang Anies menang dalam kontestasi itu sangatlah lebar.

“Kalau pimpinan partai udah di depan, Anies masih di belakang. Kalau mau ke depan ada yang harus ditempuh terlebih dahulu. Saya selalu bilang ngapain takut, orang gak punya partai. Tinggi elektabilitasnya betul,” tandasnya. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here