Demi Lengserkan Presiden, Rizal Ramli Ungkap Beri Komando: Ratusan Jenderal Hadir dan Setuju!

1457
Rizal Ramli

Aktivis sekaligus pakar ekonomi senior, Rizal Ramli mengungkapkan pengalaman pribadinya tatkala memberikan komando untuk melengserkan Presiden RI yang saat itu dijabat oleh Soeharto.

Sekitar akhir tahun 1997 tepatnya bulan Oktober, Rizal Ramli sempat diundang oleh para petinggi TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang kala itu masih bernama ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia).

Adapun acara tersebut diselenggarakan di Seskogab (Sekolah Staf Komando Bagian Gabungan), Bandung dan dihadiri oleh sekitar 200 jenderal dan kolonel.

“Pada bulan Oktober 97, saya diundang untuk bicara di Sekogab di Bandung. Pada waktu itu Letnan Jenderal Ari Kumaat kepalanya. Ada 200 jenderal dan kolonel yang hadir,” kata Rizal Ramli dalam bincang bersama Refly Harun, dikutip pada Jumat, 10 Desember 2021.

Kala itu acara diawali dengan pernyataan dari Jenderal Sayudiman yang dengan tegas bahwa ABRI tetap mendukung kepemimpinan Soeharto meskipun dilanda krisis ekonomi.

“Pada waktu itu yang bicara pertama Jenderal Sayudiman, dia bilang waktu itu Oktober 97 Indonesia saat krisis, dia waktu itu bilang ‘tidak ada pilihan bagi ABRI, kecuali dukung Presiden Soeharto all out’,” ujar Rizal.

Di Hadapan Para Petinggi TNI, Rizal Ramli Lantang Bicara Soal Pendapatnya

Demi Lengserkan Presiden, Rizal Ramli Ungkap Beri Komando: Ratusan Jenderal Hadir dan Setuju!

 

Kemudian saat giliran Rizal Ramli berbicara, dia dengan lantang mengungkapkan bahwa berlawanan pendapat dengan Jenderal Sayudiman.

Ibarat sebuah bola kaca, Indonesia sudah dalam keadaan retak sehingga apabila ada yang menendang sedikit, maka Soeharto dipastikan bisa lengser.

“Proses giliran saya, saya bilang kalau 180 derajat berbeda dengan Jenderal Sayudiman. Saya ibaratkan waktu itu Indonesia sebagai bola kaca yang sudah retak. Kemudian teman-teman pro demokrasi ngomong di hadapan tentara kalau sudah tidak sabar, 32 tahun Soeharto berkuasa,” tutur Rizal.

Sontak para perwira tinggi TNI tersebut terheran-heran dengan keberanian Rizal Ramli.

Bahkan mayoritas petinggi TNI yang hadir saat itu menyetujui pendapatnya.

“Waktu break makan siang, saya suruh staf saya si Tri untuk keliling ke meja makan satu per satu untuk menanyakan ke para jenderal dan kolonel yang hadir soal pernyataan Rizal Ramli. Mereka bilang bahwa Pak Ramli gila, ini kan Soeharto masih berkuasa, kok dia bisa ngomong begitu di kandang singa,” katanya.

“Tapi apa yang diomongin Pak Ramli benar, Soeharto sudah keterlaluan, ini kata-kata jenderal lho ya,” imbuhnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 38 = 41