Data BRI Life Diduga Bocor, Perusahaan Keamanan Siber Israel Sebut Komputer Karyawan Telah Diretas

257

Data nasabah BRI Lifeperusahaan asuransi dari Bank BRI diduga bocor dan dijual lewat sebuah forum online.

Menurut informasi dari perusahaan keamanan siber Israel, yaitu Hudson Rock, ada sejumlah komputer karyawan BRI Life dan Bank BRI yang telah diretas oleh hacker.

Hal tersebut lah yang mungkin telah melancarkan aksi hacker untuk membobol dan mengumpulkan data pribadi dari nasabah BRI Life.

“Kami mengidentifikasi sejumlah komputer karyawan BRI life dan Bank Rakyat Indonesia telah diretas yang mungkin telah membantu hacker mendapat akses awal ke perusahaan,” tulis Hudson Rock dikutip Isu Bogor dari postingan akun Twitter-nya @Hrock, Selasa, 27 Juli 2021.

Dalam postingan, Hudson Rock menyertakan gambar-gambar bukti berupa data hasil pelacakan di domain BRI Life dan Bank BRI yang telah diretas oleh hacker.

Sebelumnya, kabar bocornya data BRI Life ini disampaikan oleh akun Twitter @UnderTheBreach.

 

Dalam postingan, akun tersebut mengatakan bahwa ada sebanyak 2 juta data dan 463 ribu dokumen dari BRI Life telah bocor dan dijual disebuah forum online.

Harga yang ditawarkan oleh hacker tersebut yakni sebesar 7 ribu dolar Amerika atau yang setara dengan Rp101 juta.

“Kebocoran besar, seorang peretas menjual data sensitif dari BRI Lifeperusahaan asuransi dari Bank Rakyat Indonesia,” tulis akun tersebut.

 

“Dalam video yang berdurasi 30 menit mereka menampilkan sangat banyak data (250gb) yang telah mereka kumpulkan,” lanjutnya.

Namun, hingga berita ini dinaikkan, belum ada informasi resmi dari pihak BRI Life maupun Bank BRI terkait peretasan ini.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here