Covid-19 Tidak Teratasi dan Semakin Parah, Tagar #PakdeMudikAja Bergema Mengkritik Jokowi

479
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat umumkan perpanjangan PPKM level 4. /setkab.go.id/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melaporkan data perkembangan Covid-19 di Tanah Air.

Per Rabu, 28 Juli 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 47.791 pasien.

Dengan penambahan tersebut, kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 3.287.727 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 lalu.

Selanjutnya, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 43.856 orang. Total pasien yang telah dinyatakan sembuh dari wabah tersebut saat ini menjadi 2.596.820 orang.

Sementara itu, orang yang meninggal dunia juga bertambah 1.824 jiwa dan total pasien yang meninggal akibat Covid-19 menjadi 88.659 jiwa.

Kecewa dengan lonjakan kasus Covid-19 yang belum teratasi bahkan setelah kebijakan PPKM Level 4 diperpanjang, warganet mulai mengkritik pemerintah lagi menggunakan tagar #PakdeMudikAja.

Pak De dalam hal ini merujuk kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Apa gak kangen kampung halaman? #PakdeMudikAja #PakdeMudikAja #PakdeMudikAja,” kata @Aulia***.

“Udahlah, pak. Kami lelah menahan hati. Kesabaran sdh kami kuras. Sisanya sdh tak seberapa. Lambung mulai panas karna kosong. Perlahan, panas lambung mulai menjalar kehati dan merambat ke otak. Semua seperti jerami kering yg gampang tersulut api. #PakdeMudikAja #PakdeMudikAja,” tulis @RMa***.

“Dari pada Plongah Plongoh gak bisa ngapa ngapain lebih baik…. #PakdeMudikAja,” cuit @Wahyo***.

“Negri dagelan dgn peraturan yg trus di perpanjang, para oknum senang mengambil kesempatan, rakyat menjerit kapan ini akan hilang, . #PakdeMudikAja,” tulis @Santo***.

“harus nya mundur dan #PakdeMudikAja,” kata @terse***.

“Mudik Sana Gak Usah kembali…#PakdeMudikAja #PakdeMudikAja,” cuit @One***.

“Ga becus! #PakdeMudikAja,” kata @sofia***.

Serta masih banyak lagi cuitan lain terkait hal ini.

Sementara itu, sadar akan lonjakan kasus, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemerintah terus mempercepat program vaksinasi nasional yang dilaksanakan dengan prioritas berbasis risiko.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here