China Ancam Indonesia, Rocky Gerung: Kelemahan Kabinet Jokowi Sudah Diketahui oleh Mereka

498
Rocky Gerung

Pengamat politik, Rocky Gerung angkat bicara terkait ancaman yang dilayangkan China terhadap Indonesia.

Diketahui, China mendesak Indonesia untuk menghentikan aktivitas pengeboran minyak bumi di Laut Natuna Utara dengan klaim aktivitas tersebut berada di teritorinya.

Rocky lantas menduga bahwa China telah mengetahui kelemahan kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga mereka berani melayangkan ancaman tersebut.

Rocky menyebutkan, ancaman China ke Indonesia berkaitan dengan dibacanya kekuatan militer dalam negeri.

“Intelijen China bekerja lebih cepat, sebetulnya mereka tahu Indonesia belum dapat lampu hijau dari Amerika Serikat untuk membeli senjata,” ujarnya melalui kanal Youtube Rocky Gerung Offical Jumat, 3 Desember 2021.

Kini, dijelaskan Rocky, selain persoalan perebutan wilayah, ada pula konflik lain yaitu terkait intervensi militer.

Sebelumnya, Indonesia sempat menggelar latihan militer dengan tantara AS dan hal tersebut menuai protes dari China.

China tahu kalau Indonesia itu lemah, jadi diancam secara kuat dengan terang-terangan mengatakan ingin menguasai energi melalui desakan tersebut dan protes mengenai latihan bersama antara tentara Indonesia dengan AS,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Rocky, China tidak hanya tahu soal intervensi militer terhadap Indonesia, namun negara yang dipimpin Xi Jinping itu tahu kelemahan kabinet Jokowi.

Mereka tahu ada ‘saling sikut’ di kabinet Indonesia dan hal tersebut menjadi nilai plus China untuk meningkatkan ancaman.

Sehingga menurut Rocky, China telah memantau banyak detail dari masalah politik Indonesia.

“Dia tahu bahwa ada saling sikut kabinet dan itu menjadi nilai plus China untuk meningkatkan ancaman. Jadi China memantau banyak detail dari masalah politik kita dan kita enggek punya kemampuan untuk tegas ke China sehingga China terus masuk,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, China berani mengancam Indonesia untuk menghentikan pengeboran minyak di ZEE Indonesia di Perairan Natuna Utara, yang juga dianggapnya sebagai wilayahnya berdasarkan klaim sepihak dash nine.

China berani mengirimkan surat protes diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Indonesia agar menghentikan kegiatan pengeboran minyak di Blok Tuna, Natuna Utara yang dilakukan Harbour Energy. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + = 7