JAKARTA - Perseteruan antara Partai Demokrat dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko semakin panas. Kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sepak terjang Moeldoko yang berusaha mempengaruhi Partai Demokrat sejak masih menjadi Panglima TNI. Hal ini diungkapkan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat kubu AHY, Herzaky Mahendra Putra dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng,...
Kubu Moeldoko yang menggunakan jasa Yusril Ihza Mahendra, akhirnya angkat bicara. Diketahui, ada 4 eks kader yang dipecat dari Partai Demokrat menggugat AD/ART kubu Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). Mereka menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra untuk menggugat ke Mahkamah Agung. Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief melempar isu soal Yusril Ihza Mahendra meminta bayaran Rp 100 miliar untuk membantu partai berlambang bintang mercy, tersebut. Isu membayar Yusril Rp 100 miliar tersebut pun dibantah kubu Moeldoko. Selain itu, kubu Moeldoko juga meminta Menkopolhukam Mahfud MD tak mencampuri...
 Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat kubu Moeldoko, Marzuki Alie mengaku tak mengetahui soal kabar pecahnya para elite di tubuh parpolnya. "Saya justru enggak tahu, coba tanya yang lain saja," kata Marzukie saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (3/10). Mantan ketua DPR periode 2009-2014 itu pun tak mau ambil pusing soal tudingan dari kubu...
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkap, elite kubu Moeldoko mulai terpecah. Herzaky mengatakan, sejumlah tokoh kubu Moeldoko mundur satu persatu. Bahkan Nazaruddin yang sejak awal jadi investor utama mulai mundur. "Bukannya saat ini timnya KSP Moeldoko sudah tercerai berai, Max Sopacua mundur teratur,...
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Neno Warisman mengajukan pengunduran dari partai. Informasi itu dibenarkan oleh Sekretaris Syuro Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo. "Betul, kemarin. Dia kirim whatsapp, kirim surat mundur karena mau fokus ngurus anaknya di Turki. Karena tidak bisa aktif, takut khawatir tidak bisa aktif fokus ngurus anaknya...
Jakarta – Lagi, Political and Public Policy Stuďies (P3S) dan esensinews.com menggelar webinar dengàn mengusung tema : “Ganjar Terganjal di Pilpres 2024” Kamis (30/9/2021). Dalam pemaparannya Pengamat Politik Muslim Arbi menilai soal ganjar pranowo yang akan maju sebagai capres. Apakah akan mendapat tiket dari PDI-P Sedangakan, telah terlihat dengan jelas bahwa Ganjar ini Jokowi banget. “Pola...
Pengacara Kondang Ibu kota, Jakarta, asal Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Erles Rareral, SH.MH., menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung di ajang pemilihan Legislatif tingkat pusat tahun 2024 mendatang. Ia maju dengan tekad hendak membangun Daerah. “Betul sekali adik, saya siap untuk menjadi calon anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat RI tahun 2024...
Repelita.com : Program Ilmu Politik Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional kembali meluluskan Doktor atas nama Iramady Irdja pada Kamis (23/9) di Ruang Seminar Gedung Menara UNAS. Ia meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasi dengan judul “Revitalisasi Konsep dan Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia”. Dalam pandangannya melalui perspektif...
Wasekjen Partai Demokrat, Irwan Fecho mengingatkan Yusril Ihza Mahendra merupakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Oleh sebab itu, Yusril diminta ingat untuk menjaga prinsip saling menghormati di antara partai politik. Pernyataan itu dilontarkan Irwan terkait jawaban Yusril yang membenarkan dirinya menjadi advokat kubu Moeldoko dalam uji materil AD/ART Partai Demokrat. “Meskipun mengakui...
Tokoh Papua, Christ Wamea turut mengomentari kisruh yang kembali memanas di Partai Demokrat belakangan ini. Christ dengan lantang menyentil Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra dan Wakil Ketua Umum Gelora, Fahri Hamzah soal sikapnya untuk membantu Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko. Dia menyebutkan bahwa Yusril maupun Fahri sebaiknya mengurus partai mereka sendiri, ketimbang ikut membantu kubu Moeldoko membegal Demokrat. Hal ini...