Bupati Lumajang Sebut Pelaku Penendang Sesajen Diduga Relawan dari Luar, Saya Kecewa Tindakan Itu

403

 LUMAJANG— Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut pelaku penendang (pembuang) sesajen di lokasi terdampak erupsi Semeru diduga relawan dari luar dan bukan orang Lumajang.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq sudah meminta polisi dibantu relawan di lokasi terdampak erupsi Semeru untuk mencari pria yang menendang sesajen dimaksud.

“Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari, dari mana orang itu, atau identitasnya siapa itu, dari kelompok mana itu,” jelas Bupati Lumajang Thoriqul Haq kepada wartawan di Gedung Grahadi usai Muswil IKA PMII Jatim, Minggu (9/1/2022).

“Saya minta segera untuk dicari, dan saya minta harus untuk pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak menganggu kami yang ada di Lumajang, yang saat ini damai,” katanya lagi.

Bupati Lumajang Thoriq menyebut pelaku bukan berasal dari Lumajang.

Pelaku, diduga merupakan relawan yang turun ke lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Bukan orang Lumajang, saya pastikan bukan orang Lumajang, ini orang datang dari luar,” ujarnya.

Apapun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu,” jelasnya.

“Karena itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang” kata Thoriq lagi.

“Apalagi dokumen video yang menghilangkan identitas agama yang salah satunya alat untuk sebagai sarana tempat ibadah yang itu juga dimusnahkan dengan cara tidak baik dan tidak bagus,” tegas Bupati Thoriq.

Video seorang pria buang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, viral di media sosial.

Video pria buang sesajen itu diunggah pemilik akun @Setiawan3833.

“Janganlah berlaku sombong dengan tidak menghormati kearifan lokal, adat dan budaya lainnya. Kejadian di Sumbersari, Lumajang,” tulisnya sebagaimana dikutip PojokSatu.id, Minggu (9/1/2022).

Dijelaskan bahwa sesajen itu merupakan bagian dari sedekah desa dan ruwatan yang sebelumnya digelar desa setempat.

“Masyarakat Sumbersari, Lumajang habis mengadakan acara sedekah desa dan ruwatan untuk memohon keselamatan dari bencana tapi diperlakukan seperti ini,” jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa masyarakat di sana heterogen, bukan hanya Islam saja.

“Masyarakat Lumajang masih heterogen. Banyak penganut kepercayaan. Bahkan di Sumbersari Pronojiwo banyak penganut Hindu,” sambung @Setiawan3833.

Tindakan pria membuang sesajen itu pun telah memancing kemarahan masyarakat setempat.

Disebutkan bahwa masyarakat tidak terima dengan pria buang sesajen.

Saat ini, warga juga tengah memburu pria dalam video tersebut.

“Sampai pagi ini pihak Kepolisian dan berbagai elemen masyarakat masih mencari pelaku yang tidak menghormati kearifan lokal dan kepercayaan masyarakat di Supiturang, Pronojiwo Lumajang,” tegasnya.

Sumber Berita / Artiikel Asli : (ral/int/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here