Bukan Cuma Rasis, Rakyat Papua Kecewa pada Pemerintah Juga karena Urusan Ini, Catat!

606

JAKARTA – Kerusuhan yang terjadi di Kota Manokwari, Papua Barat bukan hanya dipicu ucapan rasisme di Surabaya, melainkan puncak kekecewaan masyarakat Papua terhadap pemerintah yang gagal membangun kesejahteraan.

Menurut pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, pemerintah seakan lupa ada kekecewaan yang lebih besar yang dialami masyarakat di Papua.

“Ya kalau boleh dibilang ini ya ujung dari beberapa kejadian yang memperkuat kegusaran mereka. Bisa dibilang hari ini kita gagal melihat perspektif Papua yang berbeda, kita lupa masih ada kekecewaan, persoalan-persoalan kemanusiaan yang menurut masyarakat Papua sendiri belum beres,” ucap Khairul, Selasa (20/8/2019).

Sehingga, kata Khairul, kerusuhan yang terjadi di Manokwari merupakan puncak dari kekecewaan yang telah menebal sejak lama.

Atas dasar itu, pemerintah maupun masyarakat tidak bisa hanya bereaksi tanpa mengetahui duduk persoalan yang dialami oleh masyarakat di Papua.

“Saya kira kejadian kemarin mestinya menjadi pelajaran juga bagi kita semua bagaimana merespons persoalan-persoalan ini,” pungkasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here