BREAKIING NEWS: CIA Berhasil Dapatkan Data Genetik Laboratorium Wuhan, Xi Jinping Gelisah Asal- usul Covid-19 Terungkap

2856
Presiden China, Xi Jinping

 Presiden China, Xi Jinping dikabarkan sedang merasa gelisah setelah Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) berhasil mengamankan sebuah dokumen penting yang berisi informasi genetik dari laboratorium Wuhan.

Diperkirakan dokumen tersebut merupakan akses ke sejumlah besar informasi genetik yang akhirnya dapat mengungkapkan asal usul virus Covid-19.

Data genetik tersebut diharapkan pada akhirnya dapat menentukan apakah Covid-19 bocor dari laboratorium Wuhan atau ditularkan ke manusia melalui hewan di alam liar.

Hal tersebut sontak mengejutkan Xi Jinping dan para pejabat tinggi China yang selama ini menolak untuk menyerahkan data mentah awal tahun ini terkait laboratorium tersebut.

“Keberhasilan CIA dalam mendapatkan dokumen dari China telah membuat gelisah Xi Jinping dan koleganya terkait asal-usul Covid-19,” dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Express, Minggu, 8 Agustus 2021.

China di bawah kepemimpinan Xi Jinping diketahui telah beberapa kali menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan dari kekuatan Barat tentang asal usul virus.

Awal tahun ini, China menolak menyerahkan data 174 kasus awal Covid-19 kepada tim dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

China juga diketahui juga menolak penyelidikan WHO kedua tentang asal usul virus Covid-19 pada bulan lalu.

Pencarian AS adalah bagian dari dorongan 90 hari Presiden Joe Biden bagi CIA untuk mencari jawaban pasti tentang asal usul Covid-19 yang telah ditularkan ke jutaan orang di seluruh dunia tersebut.

Batas waktu Presiden Joe Biden yang akan berakhir pada akhir bulan ini mungkin dapat diperpanjang jika AS tidak dapat mengungkap asal-usul virus tersebut sampai waktu yang ditentukan.

Sampai artikel ini dibuat, masih belum jelas bagaimana CIA berhasil mendapatkan data genetik tersebut tanpa diketahui Xi Jinping.

Data tersebut diketahui berisi cetak biru genetik sampel virus yang dipelajari di laboratorium Wuhan.

Kebijakan Joe Biden tersebut berbanding terbalik dengan Presiden AS pendahulunya, Donald Trump yang terlihat angin-anginan dalam mengungkapkan asal-usul Covid-19.

Donald Trump menghadapi kritik karena menyalahkan China atas wabah tersebut selama masa kepresidenannya.

Namun, fokus penyelidikan tersebut baru baru dilakukan pada masa pemerintahan Joe Biden datang di tengah temuan membingungkan dari Wuhan.

Sebuah artikel di media Wall Street Journal berdasarkan laporan intelijen AS menemukan bahwa pada November 2019, tiga peneliti di laboratorium Wuhan mengalami sakit yang cukup parah untuk mencari perawatan medis.

Partai Republik AS baru-baru ini menerbitkan laporan mereka sendiri tentang asal-usul Covid-19 mengklaim bahwa banyak bukti menunjukkan virus Covid-19 secara tidak sengaja bocor dari laboratorium Wuhan pada akhir 2019.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here