Bharada E Penyelamat Polri dalam Kasus Kematian Brigadir J?

120
kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E resmi ditetapkan Polri sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.

Polri menetapkan Bharada E sebagai tersangka lewat penyampaian dari Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum).

Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengumumkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus Brigadir J pada rabu 3 Agustus 2022.

Sebelumnya, Bharada E telah dilaporkan oleh kuasa hukum dari Keluarga Brigadir J atau Brigadir Yosua Nofrianto Hutabarat.

Brigadir J dinyatakan tewas usai baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam, Irjen Ferdi Sambo pada 8 Juli 2022.

Belakangan beredar bahwa penetapan Bharada E sebagai tersangka adalah bagian dari penyelamatan Institusi Polri.

Hal ini disampaikan oleh mantan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi.

Dalam sebuah video unggahan kanal Youtube Polisi Ooh Polisi, Aryanto Sutadi mengatakan bahwa kasus kematian Brigadir J telah berdampak pada citra Polri.

Menurutnya, akibat dari adanya kasus kematian Brigadir J membuat citra Polri di mata publik menjadi buruk.

Aryanto Sutadi mengatakan bahwa harus diakui setelah kematian Brigadir J, citra Polri langsung Drop karena menutupi aib.

Alasannya adalah kasus kematian Brigadir J selama ini seakan mudah namun terkesan ditutup-tutupi sehingga sampai saat ini kasus tersebut belum terungkap.

Akibatnya citra penegakan hukum Polri di mata publik seakan membawa konotasi negatif.

Namun Aryanto Sutadi menilai bahwa kehadiran Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka membuat institusi Polri terselamatan.

Sebab dengan ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka dalam kematian Brigadir J akan sedikit membuat publik merasa terobati.

Sehingganya, Bharada E ini pantas disebut sebagai penyelamat Polri dalam kasus kematian Bharada E.

Menurutnya, setelah Bharada E ditetapkan sebagai tersangka, publik akan merasa bahwa ternyata Polisi sedang serius menangani kasus ini.

Selain itu juga akan membuat publik beranggapan bahwa Polisi tidak menutupi Bharada E dan sudah menetapkannya sebagai tersangka.

Lebih lanjut Aryanto Sutadi mengatakan bahwa Citra Polri yang hampir hancur karena kasus kematian Brigadir J yang penuh dengan kejanggalan ini dapat terselamatkan oleh Bharada E.

Sebab jika seandainya Bharada E menolak dijadikan sebagai tersangka maka citra Polri akan lebih parah dari sebelumnya.***

 

Sumber Berita / Artikel Asli : pikiran rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 3 =