Beredar Postingan Prediksi Covid-19 dan Vaksin di Tahun 2016, Said Didu: Ahli IT Mohon Bantu Cek

511

Media sosial (medsos) digegerkan dengan sebuah postingan tentang prediksi pandemi Covid-19 dan vaksin yang diunggah oleh akun Facebook Harris Alyamani pada tahun 2016.

Postingan tersebut membuat para warganet heboh, bahkan eks Sekretaris BUMN Said Didu juga memberi tanggapannya lewat akun Twitter-nya @msaid_didu.

Me-retweet unggahan salah satu warganet, @NenkMonica, yang menyertakan postingan Harris Alyamani tersebut, Said Didu minta para ahli Ilmu Teknologi (IT) untuk mengeceknya.

“Yang ahli IT mhn bantu dicek – terlepas percaya atau tidak percaya,” tulis Said Didu dikutip Isu Bogor, Jumat, 30 Juli 2021.

Banyak dari warganet yang menyebut bahwa postingan akun Facebook Harris Alyamani itu tidak benar atau hoax.

Sebab, tulisan di postingan tersebut bisa saja sengaja diubah oleh pemilik akun Facebook yang bersangkutan.

 

“Gak usah ahli IT silahlan dipraktekin ke fb anda edit postingan anda bbrp tahun lalu,” ujar warganet akun @UmarBakery4.

“Di FB ada fasilitas edit status. Jadi status yg sudah kita buat beberapa tahun lalu, kita bisa edit sesuai keinginan kita,” imbuh akun @FaruqAbaz.

“Kalo FB memang ada menu edit.. Sampeyan jelaskan yg Twitter mas,” tambah akun @akumerpatipost.

Sebelumnya, dalam postingan Harris Alyamani tentang prediksi Covid-19 dan vaksin tersebut, terdapat juga prediksi lain yang menuliskan kejadian-kejadian mengerikan di tahun 2022 hingga 2024.

Dalam prediksi Harris Alyamani itu, dituliskan bahwa isi vaksin sebenarnaya adalah racun, virus, dan sistem yang isinya adalah signal 5G dan magnetik.

Lalu, di tahun 2024, Harris Alyamani menulis bahwa langit akan terbelah dan para pengikut Dajjal bakal membunuh banyak orang menggunalan jarum suntik vaksin dan racun.

Potingan Harris Alyamani
Potingan Harris Alyamani

Para warganet ada yang percaya ada pula yang tidak dan menentang keras prediksi Harris Alyamani tersebut.

Tak sedikit juga yang menyebut bahwa percaya kepada hal seperti itu adalah perbuatan musyrik, karena prediksi atau ramalan adalah suatu tidakan yang mendahului Tuhan.

“Saya enggak percaya. Karena barang siapa mendahului Allah namanya peramal alias musrik,” kata akun @utun666.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here