BEM SI Siap Kepung Istana hingga Tagih Janji Presiden, Ferdinand Bingung: Memang Jokowi Ada Janji ke BEM?

213
Ferdinand Hutahaean
Baru-baru ini ramai diperbincangkan publik terkait kabar aksi unjuk rasa yang diserukan oleh BEM SI. Diketahui, BEM SI akan menggelar aksi geruduk Istana Negara pada Kamis, 21 Oktober 2021.
Menanggapi kabar tersebut, mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean lantas buka suara.
Melalui akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3, mantan politisi Partai Demokrat tersebut nampak menyoroti pernyataan sikap BEM SI yang akan mengepung Istana Negara dan menagih janji Jokowi.
Dalam unggahannya, Ferdinand Hutahaean nampak dibuat bingung dengan sikap yang dilakukan BEM SI. Rupanya, Fedinand Hutahaean dibuat bingung dengan aksi BEM SI yang menagih janji Jokowi yang belum terpenuhi.
“Katanya hari ini ribuan BEM akan geruduk Istana menagih janji Jokowi,” ucapnya dilansir Galamedia dari akun Instagram @FerdinandHaean3 pada Kamis, 21 Oktober 2021.
“Memangnya Jokowi ada janji apa ke BEM yg blm dipenuhi?” sambungnya.
Lebih jauh, Ferdinad Hutahaean lantas menyebut bahwa ancaman-ancaman serupa dari mahasiswa untuk berdemo ini sudah sering terjadi. Menurutnya, para mahasiswa ini hanya menggeretak sambal dan tak memiliki tenaga.
Tak berhenti di situ, mantan politisi Partai Demokrat tersebut juga menilai bahwa kemungkinan yang hadir dalam aksi unjuk rasa BEM SI ini hanya sebanyak 200 orang saja.
“Sdh berulang kali ancaman2 begini ada dan berulang kali sy bilang bahwa ini hanya c*** politik, gertak sambal, tak bertenaga dan paling 200 org yg hadir,” tuturnya.
Perlu diketahui, sebelumnya BEM SI telah menyerukan aksi unjuk rasa geruduk Istana Negara.
Aliansi mahasiswa ini mengajak seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk ikut serta dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Unjuk rasa tersebut akan dilaksanakan pada hari ini, Kamis, 21 Oktober 2021.
“Kami atas nama BEM Seluruh Indonesia dan Gerakan Selamatkan KPK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turun aksi pada tanggal 21 Oktober 2021 dalam rangka “Gruduk Istana Oligarki 7 Tahun Jokowi Mengkhianati Rakyat,” ucap erwakilan BEM SI.
Sementara itu dilansir Galamedia dari akun Instagram @bem_si, aksi Geruduk Istana Negara ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pagi.
“TITIK AKSI : ISTANA NEGARA. KAMIS, 21 OKTOBER 2021. 10:00 WIB – MENANG. Panjang Umur Perjuangan!” tulis BEM SI.
Sayang seribu sayang, aksi unjuk rasa BEM SI tersebut rupanya tidak akan disambut oleh Presiden Jokowi, lantaran orang nomor satu RI tersebut tengah bertolak menuju ke Kalimantan.
Rupanya, Presiden Jokowi diketahui akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan pada hari ini, Kamis, 21 Oktober 2021.
“Hari ini, Presiden @Jokowi akan meresmikan pabrik biodiesel di Tanah Bumbu dan Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin, Kalsel,” bunyi keterangan tertulis dari Sekretariat Kabinet.
Presiden beserta rombongan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 7.30 WIB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.***

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here