Bela Risma, Faldo Maldini Sebut Ada Dalil Soal Marah-marah Terpuji, Tapi Tak Bisa Tunjukkan Dalilnya

511
Faldo Maldini. /Twitter.com/FaldoMaldini//

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini yang kerap marah-marah di depan publik mendapat pembelaan dari Staf khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini.

Paling baru, Risma marah kepada salah satu pegawai di provinsi Gorontalo sampai mengancam akan menembaknya.

Faldo berpendapat, sikap marah Risma itu merupakan marah terpuji. Dia mengklaim, dalam agama ada yang disebut marah terpuji.

Maksudnya, marah untuk kepentingan banyak orang. Hal ini disampaikan Faldo saat diundang dalam acara Dua Sisi di TV One Jumat, 8 Oktober 2021.

“Justru di tahap ini, kita kalau di agama bilang marah marah yang terpuji. Kita itu marah untuk memperjuangkan orang banyak. Rakyat yang sedang diperjuangkan oleh Ibu Risma,” ujarnya.

Faldo melanjutkan, semua yang terjadi sudah ada hikmahnya, yakni pelaksanaan data sudah tercapai.

“Dalam hal ini hikmahnya sudah terjadi. Pelaksanaan data sudah tercapai. Justru dalam tahap ini Ibu Risma menyediakan diri dalam tanda kutip untuk dikata-katain orang. Dikomentari, tapi masalahnya selesai,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan Faldo, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin yang turut hadir dalam acara itu sontak mengatakan sikap marah-marah tidak bisa dibenarkan.

Dalam agama apapun, sikap marah-marah itu tidak terpuji dalam konteks agama apapun.

“Di mana-mana marah marah itu tidak ada yang terpuji dalam konteks agama mana pun. Tidak ada dalilnya, yang marah marah terpuji tidak ada,” katanya.

“Karena kalau menzalimi siapapun tidak boleh. Kalau mengangkat derajat orang yang dizalimi, iya” imbuhnya.

Faldo pun terlihat kikuk karena tidak bisa menunjukkan dalil mengenai marah terpuji.

“Jadi sudah balas dalil,” kata Faldo sambil tertawa.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Risma marah-marah hingga mengancam menembak koordinator penyalur bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gorontalo.

Kemarahan Risma itu dipicu akibat ada data penerima bantuan yang dinilai tidak beres.

Aksi Risma yang murka itu pun sempat terekam video amatir yang berdurasi sekitar 1 menit 18 detik. Hingga akhirnya video ini beredar di sejumlah media sosial (medsos). ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

80 − 71 =