Bantah Tudingan Komersialisasi Vaksin, Kimia Farma: Kita Dukung Program Pemerintah

273
Kimia Farma

PT Kimia Farma membantah tudingan terkait adanya komersialisasi dari program herd immunity pemerintah yang saat ini tengah disoroti oleh publik.

Ganti Winarno Putro selaku Sekretaris Perusahaan Kimia Farma menegaskan bahwa pihak perusahaan hanya mengikuti program herd immunity yang telah ditugaskan oleh pemerintah untuk membantu percepatan vaksinasi nasional.

Ia pun menuturkan bahwa dalam harga yang telah ditetapkan pada vaksin tersebut, tidak ada upaya dari perusahaan untuk mengambil tindakan komersialisasi.

 

Hal itu dikatakan oleh Ganti Winarno dalam konferensi pers, Minggu, 11 Juli 2021.

“Pada prinsipnya kita mendukung program pemerintah, tidak ada untuk komersialisasi dan seterusnya, semuanya terbuka dari komponen harga dan sudah dilakukan review lembaga independen,” ungkap Ganti melansir Okezone.

 

Ia pun menjelaskan bahwa vaksin yang digunakan tidak ada perbedaan dari yang sebelumnya ada.

Selain itu, berdasarkan pada teknik pelaksanaan vaksinasi juga sudah sesuai dengan prosedur yang ada.

“Vaksin yang digunakan itu sama. Vaksin Sinopharm yang digunakan untuk VGR Individu ini tidak ada bedanya,” ungkapnya.

 

“Kedua, terkait dengan teknis pelaksanaan vaksinasi itu sudah mengacu pada protokol vaksinasi dan tata laksana program vaksinasi di Indonesia,” sambungnya.

Adapun Bambang Heriyanto selaku Juru Bicara Bio Farma menjelaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan tersebut hanya untuk kategori masyarakat yang belum mengikuti program vaksin pemerintah.

“Ini untuk individu yang belum dapat akses dosis 1 dan 2,” jelas Bambang.

Selain itu, ia menjamin bahwa masyarakat yang masuk vaksinasi gotong royong tidak akan masuk ke vaksinasi gratis pemerintah.

Ia pun menjelaskan bahwa harga yang dipatok dalam vaksinasi tersebut sudah sesuai dengan aturan yang diterbitkan oleh pemerintah, tidak kurang dan tidak lebih.

“Untuk satu orang butuh dua dosis vaksin, berarti 2 x Rp439.570 sama dengan Rp879.140,” ungkap Bambang.

Seperti diketahui Kementerian Kesehatan memberikan tarif vaksin individu melalui peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Adapun harga untuk vaksin terpatok per dosis sebesar Rp321.660 dan harga layanan Rp117.910.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here