Bandingkan Jokowi dengan Presiden China, Rizal Ramli: Ini Prestasi Payah, Tujuh Tahun Aja Indonesia Anjlok

450
Rizal Ramli

Ekonom senior, Rizal Ramli kembali menyoroti wacana masa perpanjangan jabatan presiden 3 periode yang digagas para pendukung Presiden Jokowi.

Rizal Ramli tampak heran dengan para pendukung Presiden Jokowi yang masih saja ingin menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

Sebab menurutnya prestasi Presiden Jokowi selama ini tidak ada yang berhasil dan hanya menyengsarakan rakyat Indonesia saja.

Ia pun meminta Presiden Jokowi dan para pendukungnya itu untuk ngaca terlebih dahulu sebelum memutuskan menggulirkan wacana jabatan presiden 3 periode.

“Saya mohon Pak Jokowi dan orang-orangnya ngaca lah,” kata Rizal Ramli saat berbincang dengan Fadli Zon, dikutip Galamedia dari channel Youtuber Fadli Zon Officia, Jumat 8 Oktober 2021.

Selain itu, Rizal Ramli juga tampak membandingkan Jokowi dengan presiden China Xin Jinping dan presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurutnya, baik Xin Jinping maupun Vladimir Putin, merupakan pemimpin yang sangat jelas dalam memajukan negara mereka, tetapi tidak dengan Jokowi.

Rizal Ramli pun menyampaikan bahwa rakyat kan memikir ulang untuk mendukung Presiden Jokowi apabila ia benar-benar memajukan negara seperti yang ditunjukan Xin Jinping dan Vladimir Putin.

“Kalau Pak Jokowi kelasnya seperti presiden Xin Jinping jelas untuk kemajuan China atau seperti Presiden Putin barangkali kita masih mikir,” ungkapnya.

Akan tetapi, yang terjadi pada Indonesia justru malah sebaliknya ketika berada dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Menurut Rizal Ramli, Indonesia ditangan Presiden Jokowi, justru malah menambah utang menjadi tinggi dan rakyat miskin kian banyak.

Kejadian tersebut dikatakan Rizal Ramli merupakan prestasi yang sangat payah dari Presiden Jokowi, apalagi dalam tujuh tahun terakhir ekonomi Indonesia mengalami anjlok.

Oleh karena itu, ia merasa sangat heran dengan sikap para pendukung Presiden Jokowi yang justru sangat pede ingin menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

“Ini prestasi payah, rakyat makin miskin, utang makin banyak, perpecahan makin besar, tujuh tahun aja Indonesia anjlok kok, ini malah masih kepedean pengen tambah masa jabatan. Tau diri lah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, para pendukung Presiden Jokowi, belakangan ini menggulirkan wacana masa perpanjangan jabatan presiden menjadi 3 periode.

Wacana masa perpanjangan jabatan presiden menjadi 3 periode itu pun menua pro kontra dikalangan para tokoh nasional.***

Sumber Berita / Artikel Asli: Galamedia

 

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + 2 =