Balas Sindiran Ali Ngabalin, Rizal Ramli: Itu Si Nyebelin, Otak Dimana Eui?

455
Rizal Ramli

Eks Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli membalas pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Sebelumnya Ngabalin membeberkan terkait provokator aksi demo ‘Jokowi End Game’ pada 24 Juli 2021 lalu.

Ngabalin terang-terangan membeberkan sosok provokator yang ingin menggulingkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Ngabalin, sosok provokator tersebut masih menyimpan dendam kepada Presiden Jokowi.

“Lupa dengan usianya, masih sangat dalam sakit hatinya ke Pakde,” kata Ngabalin dikutip Galamedia dari akun Twitter-nya, Senin 26 Juli 2021.

 

Selain itu, Ngabalin juga menyebut bahwa para provokator merupakan seorang doktor, mantan menteri, dan mantan menteri koordinator (menko).

“Mereka punya latar belakang yang hebat-hebat. Ada doktor, mantan Menteri, mantan menko, ahli ini, ahli itu,” kata Ngabalin

“Tapi keluar dari mulutnya adalah cacian, hujatan. Seperti tidak ada baiknya yang dilakukan pemerintah,” sambungnya.

Terkait hal tersebut, Rizal Ramli pun membalas pernyataan dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden tersebut.

Rizal pun mengatakan bahwa Ngabalin seolah menyalahkan oposisi atas kegagalan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

 

“Itu si Nyebelin, salahin oposisi penyebab kegagalan covid. Otak dimana eui, logika dimana?,” kata Rizal dikutip Galamedia melalui akun Twitternya, pada Jumat 30 Juli 2021.

Rizal pun menjelaskan bahwa seharusnya rezim pemerintah melakukan koreksi atas kebijakan yang dilakukan selama ini.

“Situ yg kuasa, situ yg bikin kebijakan ngasal, gonta-ganti istilah, kok bisa sini penyebab kegagalan situ?,” jelasnya.

Ekonom Senior itu pun menyindir Ngabalin sebagai orang yang haus akan kekuasaan.

“Kok segitunya, demi menjilat setetes kekuasaan, menggeser otak ke dengkul,” imbuhnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here