Bahaya! Ini ancaman jika jabatan Panglima Andika diperpanjang sampai 2024

550
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Foto: Antara

Belakangan muncul wacana masa dinas Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa diperpanjang hingga 2024 mendatang. Padahal, usia pensiun Andika hanya memungkinkannya menjabat selama 1 tahun ke depan.

Diketahui, wacana masa dinas Panglima Andika diperpanjang marak digulirkan oleh sejumlah pihak. Di antaranya dari kalangan legislatif. Banyak yang menduga, arah wacana perpanjangan ini demi kepentingan politik 2024 mendatang.

Terkait hal ini Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menyampaikan pandangannya. Menurut dia, hingga kini di lapangan memang masih ada pro dan kontra soal perpanjangan masa dinas TNI menjadi 60 tahun.

Padahal saat ini masa jabatan di TNI hanya sekitar 58 tahun, dan itu sudah merupakan perpanjangan dari masa sebelumnya. Bagi Burhanuddin, tentu akan ada efek negatif jika masa aktif TNI selama berdinas diperpanjang.

“Harus kita lihat, untuk masa pensiun 58 tahun saja, ada banyak sekali saat ini jenderal aktif yang tidak punya posisi karena tidak tersedia. Karena banyak jenderal yang belum pensiun tapi kehabisan posisi,” kata dia disitat Prime Time News, 19 November 2021.

Burhanuddin tak membayangkan bagaimana jika karena urusan demi satu dua orang, TNI kemudian memperpanjang masa pensiun, dan berdampak bahaya bagi organisasi.

Pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika oleh Presiden Jokowi. Foto: Antara
Pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika oleh Presiden Jokowi. Foto: Antara

“Kalau 60 tahun, gara-gara urusan satu dua orang, akan jadi masalah serius di TNI. Sebab akan ada makin banyak jenderal dan yang lain tak punya posisi,” katanya.

Kehebatan Panglima Andika

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin menyatakan terlepas dari masalah perpanjangan, Andika dikenal sebagai pribadi yang hebat. Sebagai panglima dia dianggap mengagumkan.

Pertama lantaran dia dianggap sudah melakukan penertiban penggunaan anggaran di tubuh TNI. Terobosan itu dilakukan demi organisasi. “Bayangkan tiap rupiah kegiatan TNI oleh dia harus bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan banyak yang dikejar dan dibawa ke ranah hukum karena penyelenggaraan yang tidak pas,” kata TB di kesempatan yang sama.

Ilustrasi prajurit TNI berpatroli. Foto: Dok TNI AD
Ilustrasi prajurit TNI berpatroli. Foto: Dok TNI AD

Selain itu, Andika juga dianggap mampu meningkatkan disiplin di tubuh TNI. Bahkan dia tak segan mendisersi anggota-anggota yang terlibat dalam perkelahian, demi organisasi.

“Bahkan dia juga membanggakan karena telah melakukan pembinaan latihan, latihan gabungan, bersama dengan negara luar dan strategis. Ini jadi kebanggaan TNI,” katanya.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 26 = 28