Babe Ridwan Saidi “Puan: Usir kapal China. Fadli: Kok kayak takluk ama China?”

386

Konflik Laut China Selatan sudah setahun setengah. Indonesia seperti tak ada sikap. Bahkan pekerja politik dari antero partai terkesan tak hirau LCS.

Kalau kesibukan narasi pejabat pusat dan daerah sekitar kopat kopit, pekerja politik sibuk bicara cofras cafres.

Suara pat pit dan fras fres membentuk frekuensi udara non geometrikal.

Aneh.

Puan Maharani, setelah tak nampak di ruang publik selama seminggu, siang ini mengeluarkan pernyataan yang berbeda dengan mainstream di Indonesia, Jangan gentar, usir kapal China.

Pada saat bersamaan Fadli Zon juga mengeluarkan pernyataan tak berbeda dengan Puan.
Mayoritas pekerja politik itu mesti paham bahwa bisul di LCS dikit lagi pecah.

Sesuai dengan protokol perang kedua pihak yang berseteru harus berunding pada bulan September ini, perhitungannya begitu.

Kita tak tahu apa akibat perang LCS bagi Indonesia. Pemerintah dan pekerja politik harus mengerahkan pikirannya ke LCS.

Tidak bisa diam seperti ini. Saluut pada Puan dan Fadli yang telah memulai. RSaidi

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here