Babak Baru Kasus Munarman Eks FPI, Baca Selengkapnya di Sini

396

JAKARTA – Kasus dugaan tindak pidana terorisme yang menyeret eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman kini memasuki babak baru.

Berkas perkara kasus sempat dikirim penyidik ke jaksa peneliti dan dikembalikan karena kurang lengkap.

Namun, kini berkas dikirim lagi ke jaksa usai penyidik melengkapi kekurangannya.

“Sudah dikirim lagi berkas Munarman pada 16 Agustus 2021,” ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (1/9).

Menurut dia, penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah mengikuti petunjuk dari JPU.

Oleh karena itu, penyidik mengirim kembali berkas perkara dugaan terorisme Munarman.

“Jadi, berkas diserahkan kembali ke jaksa setelah petunjuk dipenuhi oleh penyidik. Saat ini tentu penyidik akan mempelajari kembali,” tambah Ramadhan.

Dia menambahkan apabila nantinya berkas dinyatakan lengkap, maka penyidik akan melakukan pelimpahan tahap dua berupa penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Kalau seandainya nanti dinyatakan lengkap, maka akan dilanjutkan ke tahap penuntutan,” kata Ramadhan.

Dalam kasus tersebut, Densus 88 turut memeriksa eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Pemeriksaan ini merupakan petunjuk langsung dari jaksa.

Ramadhan menjelaskan penyidik sudah menerima petunjuk dari jaksa untuk melengkapi berkas itu, yakni memeriksa saksi tambahan.

Dia menyebut ada beberapa saksi tambahan, seperti Habib Rizieq Shihab, eks Ketum FPI Shobri Lubis, hingga pengurus FPI lainnya Haris Ubaidillah.

Selain itu, saksi-saksi lain yang telah ditahan di rutan teroris Cikeas juga bakal diperiksa terkait kasus dugaan terorisme Munarman.

“Setelah menerima petunjuk dari jaksa, maka tugas dari penyidik adalah melakukan pemenuhan terhadap P-19 itu, khususnya alat bukti materiil antara lain pemeriksaan-pemeriksaan saksi-saksi tambahan,” katanya.

Sumber Berita / Artikel Asli :  (cuy/jpnn)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here