Astaghfirullah! Denny Siregar Sindir Para Habib Ahli Sunnah Wal-Jamaah: Sama-Sama Berasal dari Sper** Aja Bangga!

675
Denny Siregar

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar menyentil sejumlah ulama dan habib yang tergabung dalam Ahli Sunnah Wal-jamaah yang melakukan rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR RI. Mereka meminta Komisi III mengawal kasus Habib Rizieq Shihab dan Munarman.

Menurut Denny Siregar, Indonesia adalah negara hukum. Hukum ditegakkan tidak mengikuti perasaan, tetapi bukti.

“Siapa sih kalian yang menamakan diri sebagai ulama habib ? Ini negara hukum, bukan negara agama. Hukum itu berdasarkan bukti, bukan perasaan. Kasih contohlah bagaimana seharusnya ulama yang baik, bukan malah melindungi sesama yang kriminal,” kata Denny Siregar dikutip akun Twitter-nya, Senin (6/12/20201)

Pria yang mengakui sebagai buzzer NKRI ini mengatakan, jika dirinya seorang habib, maka dia akan lebih tegas kepada mereka yang sering mengandalkan gelar habib. Kata dia, semua manusia sama di mata Tuhan. Tak perlu gelar habib. Yang dibedakan adalah akhlak dan keilmuannya.

“Sayang gua bukan habib. Kalo gua habib, makin galak gua. Gua maki-maki tuh mereka yang pake gelar habib dan mengusungnya seakan-akan kasta mereka lebih tinggi dari lainnya,” katanya.

“Mau habib kek toh yang dinilai Tuhan kelak cuman amal kita di dunia doang. Ga ada lainnya. Sama-sama dari sperma aja bangga,” ucapnya lagi.

Denny Siregar berujar, dirinya akan tunduk dan ikuti ulama yang berakhlak tinggi dan ilmunya. Dia pun mengandalkan Buya Syafi’h Marif sebagai panutannya.

“Gua hanya tunduk pada orang yang membuat gua tertunduk. Bukan karena gelarnya, tapi karena keilmuan dan ahlaknya yang tinggi yang gua sulit mencapainya. Mereka manusia langka di dunia materialistis ini. Sehat selalu ya, habib Buya Syafii Maarif. Bersamamu selalu membuatku rindu,” katanya.

Sebelumnya, para habib Ahli Sunnah melakukan pertemuan dengan Komisi III DPR RI terkait kasus Habib Rizieq Shihab hingga Munarman.

Rapat dengar pendapat umum ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh di gedung Nusantara II, ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, Senin (6/12/2021), pukul 09.00 WIB.

Mereka menilai ada diskriminasi terhadap kasus yang menimpah Habib Rzieq dan Munarman. (dal/fin)

Sumber Berita / Artikel Asli : FIN

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

82 − = 75