Arteria Dahlan Dilaporkan ke Polisi Soal Bahasa Sunda, Refly Harun: Hati-hati Betul dalam Hal Berbau SARA

247
Refly Harun

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Arterria Dahlan lagi-lagi tuai banyak kritik publik.

Kali ini terkait pernyataan Arteria Dahlan yang dianggap menyinggung masyarakat Sunda.

Bahkan, pernyataan Arteria Dahlan yang meminta Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) agar mengganti Kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat pun harus berbuntut panjang.

Akibat hal tersebut, Arteria Dahlan dilaporkan Majelis Adat Sunda ke Polda Jawa Barat terkait kasus dugaan kebohongan publik dan pernyataan bersifat SARA.

Arteria Dahlan pun sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda terkait pernyataannya itu.

Selain meminta maaf, Arteria Dahlan juga mengaku pasrah terhadap sanksi partai yang akan diterimanya dan menyerahkan semuanya kepada DPP PDIP.

Arteria Dahlan mengatakan, persoalan ini merupakan pembelajaran baginya. Politikus PDIP itu juga tak lupa berterima kasih kepada berbagai kritik yang dilayangkan oleh banyak pihak.

Menanggapi hal ini, Pakar hukum tata negara Refly Harun memaparkan, apa yang dilakukan oleh Arteria Dahlan berisiko dari sisi hukum dan sosial-politik.

“Karena dia harus paham di Indonesia kalau menyinggung soal suku, agama, ras, dan antargolongan, selain kita bisa bermasalah dari sisi hukum, bisa juga bermasalah dari sisi sosial-politik. Dan yang kita hadapi adalah kelompok masyarakat yang banyak,” kata Refly Harun, dikutip SeputarTangselCom dari kanal YouTube Refly Harun pada Kamis, 20 Januari 2022.

Refly Harun menjelaskan, dari sisi sosial apa yang dilakukan Arteria Dahlan bisa berujung kepada penolakan masyarakat.

Sementara dari sisi politiknya, keadaan ini dapat dimanfaatkan oleh rival-rivalnya, baik yang berasal dari luar maupun dalam partai.

“Dari sisi sosial, ya pasti akan mendapatkan penolakan masyarakat. Dari sisi politik, bisa dimanfaatkan katakanlah rivalitas politiknya, baik dari dalam maupun luar partainya,” jelasnya.

Refly Harun pun meminta agar apa yang terjadi pada Arteria Dahlan bisa dijadikan pelajaran oleh seluruh pihak, termasuk dirinya.

Ia menegaskan, semua orang harus berhati-hati apabila mengatakan sesuatu yang berkaitan dengan SARA.

“Jadi, pembelajaran kita dan kita semua ya. Mudah-mudahan saya juga tidak terjerembab pada isu-isu yang berbau SARA, agar kita berhati-hati betul dalam mengungkapkan hal-hal yang berbau SARA,” tegasnya.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here